Musim gugur di Hwadam Botanic Garden Dari Oktober hingga awal November, destinasi terpopuler di Korea mencakup pegunungan regional yang indah, seperti Seoraksan Mountain dan Odaesan Mountain. Gunung yang dihiasi dedaunan warna-warni ini populer dijadikan tempat berfoto yang memukau, baik jika diperbesar maupun tidak. Namun, destinasi wisata dedaunan musim gugur yang terkenal seperti ini selalu ramai dikunjungi wisatawan. Akhir-akhir ini, orang-orang lebih suka mengunjungi destinasi baru yang lebih sepi, tidak terlalu jauh dari Seoul, sehingga mereka dapat menikmati keindahan dedaunan musim gugur dengan santai. Yuk, temukan destinasi wisata dedaunan musim gugur rahasia di Korea—meskipun sebenarnya kita harus merahasiakannya! Hwadam Botanic Garden in Gwangju, Gyeonggi-do Musim gugur di Hwadam Botanic Garden Terletak di Gwangju, Gyeonggi-do, Hwadam Botanic Garden adalah arboretum ekologi yang dapat dicapai dalam 1 jam 30 menit dari Seoul dengan transportasi umum. Pengunjung dapat berjalan-jalan di antara sekitar 4.300 spesies tanaman dalam suasana seperti hutan. Wisatawan dapat dengan mudah naik monorel, yang mengelilingi taman secara melingkar, ke puncak taman dan menikmati pemandangan musim gugur yang menakjubkan. Pengunjung yang berjalan-jalan di sepanjang dek pejalan kaki bahkan dapat bertemu dengan hewan liar kecil, seperti landak atau tupai. Info Lebih Lanjut Kebun Raya Hwadam ☞ Alamat: 278-1 Docheogwit-ro, Gwangju-si, Gyeonggi-do ☞ Jam operasional: 09.00–18.00 (masuk terakhir pukul 17.00) / Tutup setiap Senin * Dapat berubah sewaktu-waktu tergantung musim dan berbagai kondisi * Tutup selama musim dingin ☞ Harga tiket masuk: Dewasa 11.000 won / Lansia & remaja 9.000 won / Anak-anak 7.000 won * Tarif monorel (pulang pergi): Dewasa, lansia & remaja 9.000 won / Anak-anak 7.000 won * Tiket harus dibeli secara online (di tempat tidak tersedia) ☞ Transportasi - Dari Terminal Gonjiam → Naik taksi (sekitar 10 menit) - Dari Stasiun Gonjiam (Jalur Gyeonggang) → Naik taksi (sekitar 10 menit) ☞ Situs web: www.hwadamsup.com (Bahasa Korea, Bahasa Inggris) ☞ Objek wisata terdekat: Konjiam Ski Resort Ginkgo Grove in Hongcheon, Gangwon State Hutan Ginkgo di Hongcheon Di musim gugur, Hutan Ginkgo di Hongcheon berubah warna menjadi keemasan. Hutan yang mengesankan ini, dengan sekitar 2.000 pohon ginkgo yang ditanam dengan rapi, menjadi latar cerita tentang sepasang suami istri setempat. Konon, seorang suami menanam pohon ginkgo setiap tahun selama 30 tahun sambil berdoa agar istrinya yang sakit sembuh total. Meskipun berada di lahan pribadi, hutan ini dibuka untuk umum setiap Oktober dan memikat banyak orang, bahkan dari kejauhan. Objek wisata terdekat, antara lain Mata Air Mineral Sambong di Puncak Gachilbong, salah satu dari Sembilan Pemandangan Hongcheon, dan Desa Yeolmogeo, destinasi wisata satu hari yang sangat direkomendasikan. Info Lebih Lanjut Hutan Ginkgo di Hongcheon ☞ Alamat: 686-4 Gwangwon-ri, Hongcheon-gun, Gangwon-do ☞ Jam operasional: 10:00–17:00 *Buka hanya pada Oktober ☞ Petunjuk arah: Naik bus dari Terminal Dong Seoul ke Terminal Hongcheon → Naik bus ke Terminal Bus Antar Kota Nae-myeon (kira-kira 3 jam) → Naik taksi ke Ginkgo Grove di Hongcheon (kira-kira 15 menit) ☞ Tempat wisata terdekat: Mata Air Mineral Sambong di Puncak Gachilbong, Puncak Gachilbong, Hutan Rekreasi Nasional Sambong, Desa Yeolmogeo, Jalur Guryongnyeong Seonunsa Temple di Gochang, Jeonbuk State Pesona musim gugur di Kuil Seonunsa dan Sungai Dosolcheon Terletak di Gochang, Provinsi Jeonbuk, Seonunsa Temple adalah kuil Buddha kuno dengan sejarah lebih dari 1.460 tahun. Terkenal dengan hutan kamelia yang mewarnai area tersebut setiap April, kuil ini merupakan tempat tersembunyi yang dikagumi karena dedaunan musim gugurnya yang indah. Aliran Dosolcheon di dekat kuil merupakan tempat berfoto yang ideal dengan latar belakang yang misterius dan megah. Selain itu, Kuil Seonunsa juga merupakan objek wisata menarik bagi mereka yang tertarik dengan budaya Buddha Korea karena memiliki berbagai monumen alam dan peninggalan budaya serta menawarkan program menginap di kuil. Info Lebih Lanjut Kuil Seonunsa ☞ Alamat: 250 Seonunsa-ro, Asan-myeon, Gochang-gun, Jeonbuk-do ☞ Jam operasional: 09.00-19.00 ☞ Petunjuk arah: Naik bus dari Terminal Bus Ekspres Seoul Central City (Jalur Honam) ke Terminal Bus Heungdeok → Naik bus dari Heungdeok ke Halte Bus Seonunsa (sekitar 20 menit) ☞ Situs web: www.seonunsa.org (hanya bahasa Korea) ☞ Tempat wisata terdekat: Hutan Camellia di Samin-ri, Gochang, Taman Provinsi Seonunsan, Hutan Ekologi Seonunsan Gwanbangjerim Forest di Damyang, Jeollanam-do Pesona daun musim gugur dan suasana malam Hutan Gwanbangjerim Terletak di Damyang, Jeollanam-do, Gwanbangje adalah tanggul sepanjang 6 kilometer yang dibangun di sepanjang Sungai Gwanbangcheon. Terdapat hutan lebat sepanjang 2 kilometer bernama Gwanbangjerim Forest di sepanjang tanggul. Di musim gugur, hutan ini dihiasi warna-warna musim gugur yang cerah. Berbagai patung di luar ruangan diterangi cahaya terang saat matahari terbenam, menciptakan suasana romantis yang memikat pasangan. Hutan Gwanbangjerim terkenal dengan perpaduan indah dedaunan musim gugur dan kabut pagi yang menyelimutinya. Jika ingin mengambil foto kenang-kenangan yang fantastis, datanglah pagi-pagi sekali. Aktivitas seru di sekitarnya, antara lain sepeda air, taman patung, dan program menarik lainnya. Info Lebih Lanjut Hutan Gwanbangjerim ☞ Alamat: 37 Gaeksa 7-gil, Damyang-gun, Jeollanam-do ☞ Jam operasional: Buka sepanjang tahun ☞ Petunjuk arah: Naik bus dari Terminal Bus Central City Express ke Terminal Bus Damyang → Jalan kaki sekitar 19 menit ☞ Tempat wisata terdekat: Juknokwon, Taman Musik Luar Ruang Dalbit, Sekolah Konfusianisme Lokal Damyanghyanggyo, Pagoda Batu lima lantai di Namsan-ri, Damyang Secret Garden and Wondae-ri Birch Forest di Inje, Gangwon State Taman Rahasia dan Hutan Pohon Birch Wondae-ri Taman Rahasia yang terletak di Gapdun-ri, Inje-gun, Negara Bagian Gangwon ini terlarang bagi warga sipil karena berada di wilayah operasi militer. Meskipun akses terbatas dan pengambilan foto hanya diperbolehkan di zona foto yang telah disetujui, taman ini merupakan destinasi populer di kalangan fotografer yang mengapresiasi keindahan hutan perawan. Taman yang dikelilingi oleh tepi gunung ini merupakan rumah bagi pepohonan berdaun jarum dan berdaun lebar serta semak belukar bulat. Taman ini terkenal akan pemandangan misterius yang tercipta dari harmoni jalan tanah berbentuk huruf S dan kabut pagi. Terletak di dekat taman, Wondae-ri Birch Forest adalah salah satu destinasi terbaik untuk menikmati dedaunan musim gugur di Inje. Hutan ini terkenal dengan pemandangannya yang indah, terdiri dari sekitar 70.000 pohon birch dan dedaunan musim gugur berwarna-warni. Untuk mengunjungi kedua lokasi tersebut, kunjungi Taman Rahasia dan nikmati pemandangannya di pagi hari, lalu pergilah ke Hutan Birch saat matahari terbit dan kabut menghilang. Info Lebih Lanjut Secret Garden ☞ Alamat: San 122-3, Gapdun-ri, Inje-gun, Gangwon-do ☞ Jam operasional: Buka sepanjang tahun ☞ Petunjuk arah: Naik bus dari Terminal Dong Seoul ke Terminal Bus Antar Kota Inje → Naik taksi (sekitar 25 menit) Wondae-ri Birch Forest ☞ Alamat: 760 Jajangnamusup-gil, Inje-gun, Gangwon-do ☞ Jam operasional: Mei-Oktober 09.00–18.00 / November-Maret 09.00–17.00 (tutup Senin & Selasa) * Masuk terakhir 3 jam sebelum tutup ☞ Petunjuk arah: Naik bus dari Terminal Dong Seoul ke Terminal Bus Antarkota Inje → Naik bus desa ke Wondae-ri → Jalan kaki sekitar 12 menit ☞ Tempat wisata terdekat: Desa Haneul Yeoul Sochi, Halte Peristirahatan Paralel ke-38, Taman Tepi Air Naerincheon, Ziptrek Naerincheon 1330 Korea Travel Helpline: +82-2-1330 1330 Text Chat: https://m.site.naver.com/1rEid (Bahasa Korea, Inggris, Jepang, Mandarin, Rusia, Vietnam, Thailand, dan Indonesia) * Kolom ini terakhir diperbarui pada Agustus 2025, sehingga informasinya mungkin berbeda dari yang ditampilkan di sini. Kami menyarankan Anda untuk memeriksa pembaruan sebelum berkunjung. Lihat sumber artikel di sini
Saat bepergian ke tempat baru, seringkali kita menginginkan tempat yang jauh dari keramaian turis agar punya lebih banyak kesempatan untuk bersantai dan membenamkan diri dalam budaya lokal yang autentik. Tentunya tanpa melewatkan daya tarik utama yang menjadi niat awal kita ke sana. Mangwon-dong adalah salah satu permata tersembunyi tersebut. Salah satu rahasia Seoul yang paling terjaga, lingkungan menawan ini menjadi favorit warga lokal untuk bersantai dan menikmati kota dengan santai. Jika ingin menjelajahi Seoul tanpa keramaian tapi tetap ingin merasakan pengalaman menikmati Korea, Mangwon adalah tempat yang tepat. Lingkungan ini lebih tenang tapi tetap penuh pesona. Mulai dari pasar tradisional, restoran yang nyaman, kedai kopi khusus, toko alat tulis yang unik, toko buku indie, dan akses mudah ke Taman Sungai Hangang, tempat ini menawarkan segalanya tanpa harus terburu-buru. Ini adalah jenis tempat yang ingin kamu bagi ke semua orang. Tapi, jauh di lubuk hati, kamu mungkin tergoda untuk merahasiakannya. Optimalkan perjalananmu di Mangwon: rekomendasi rencana perjalanan ■ Cocok untuk siapa: • Suka menjelajah layaknya penduduk lokal sambil menyelami budaya • Ingin merasakan Seoul yang autentik tanpa keramaian • Lebih suka perjalanan santai dan menikmati momen tanpa terburu-buru dari satu objek wisata ke objek wisata lainnya Nikmati Pagi yang Santai dengan Brunch Saat bepergian dengan vibes yang laid-back, kita akan menjelajah dengan santai, menikmati kehidupan lokal dan menemukan permata tersembunyi, tanpa stres berdesakan di keramaian. Keajaiban Mangwon-dong yang sesungguhnya terletak pada kenikmatan bersantai di pagi hari dan menikmati brunch. Untuk benar-benar merasakan semangat Mangwon, mengapa tidak memulai hari dengan brunch yang lezat di salah satu dari sekian banyak tempat brunch yang nyaman? Mangwon-dong menawarkan beragam tempat brunch yang luar biasa untuk memenuhi semua selera, termasuk pilihan ramah vegan, sehingga memudahkan kamu menemukan hidangan yang tepat. Mulai dari kafe nyaman yang menyajikan panekuk lembut dan roti panggang alpukat yang kaya rasa, hingga tempat yang menawarkan hidangan brunch yang mengenyangkan. Menu pilihan untuk vegan tersedia mangkuk falafel dan hidangan brunch ala Korea, yang dipadukan dengan kopi, teh, atau segelas jus segar–selalu ada sesuatu untuk semua orang di sini. Meskipun kebanyakan tempat buka sekitar pukul 10.00 atau 11.00, ada beberapa kafe yang buka pagi-pagi sekali. Cocok buat kamu yang suka bangun pagi dan ingin memulai hari dengan lebih bersemangat. Interior kafe brunch yang nyaman dan fotogenik Brunch di Mangwon bukan hanya soal makanan, tapi juga suasana. Banyak kafe menawarkan interior yang nyaman dengan sinar matahari masuk melalui jendela, menjadikan pengalaman bersantap kamu lebih bernuansa estetis. Jika suka suasana yang lebih tenang, cobalah berkunjung di pagi hari saat hari kerja. Ingin mengisi tenaga sebelum menjelajahi pasar lokal dan toko-toko indie atau sekadar menikmati pagi yang santai dan memanjakan? Brunch di Mangwon-dong adalah cara sempurna untuk menikmati suasana santai. Setelah menikmati makanan lezat, jelajahi jalan-jalan terdekat, seperti Mangnidan Street untuk mencari suvenir unik dan harta karun yang menggemaskan. Sudut Kreatif Mangwon-dong: Jalan Mangindan dan Sekitarnya Temukan Toko Indie , Toko Alat Tulis, dan Toko Gaya Hidup yang Unik Mangwon-dong tak hanya terkenal dengan pasar tradisional dan kafe brunch-nya, tempat ini juga merupakan surga tersembunyi bagi siapa pun yang menyukai segala hal yang lucu, kreatif, dan nyaman. Terselip di sepanjang gang-gang yang tenang, kamu akan menemukan toko-toko gaya hidup yang keren, toko buku indie, dan toko alat tulis yang terasa seperti kantong-kantong kecil kebahagiaan. Mulai dari buku catatan jurnal yang menggemaskan, stiker, dan perlengkapan alat tulis, hingga dekorasi rumah yang unik, buku, dan suvenir buatan tangan, Mangwon menawarkan beragam pilihan menyenangkan. Banyak toko buku yang juga berfungsi sebagai kafe yang tenang, tempat kamu dapat membeli buku—atau membawa buku sendiri—dan menikmati suasana dikelilingi aroma buku dan kopi segar yang menenangkan. Tempat-tempat ini menyediakan ruang sempurna untuk bersantai dengan secangkir teh atau kopi dan membiarkan kreativitas mengalir. Belanja Suvenir di Mangwon Yang benar-benar membedakan Mangwon-dong adalah toko-toko indie-nya yang menawarkan suvenir dengan spirit berpetualang di Korea. Selain pernak-pernik lucu, kamu juga akan menemukan barang-barang yang didesain secara khusus, seperti tas jinjing, pin badge, alas mouse, kartu pos perjalanan, tempat paspor, tumbler, dan berbagai lainnya—semuanya merupakan kenang-kenangan berharga dari perjalanan kamu di Korea. Ada banyak tempat untuk dijelajahi, berikut beberapa tempat pilihan editor VISITKOREA: Warmgrey Tail : Belanja di atas 30.000 won di sini berhak mendapat pengembalian pajak sehingga memudahkan pengunjung internasional. Alamat: 2F, 94 Poeun-ro, Mapo-gu, Seoul Jam operasional: 13.00-19.30 (Tutup setiap Senin) Instagram: www.instagram.com/warmgreytail Zero Space : Toko yang terkenal dengan suvenir unik dan barang-barang kecil yang mencerminkan pesona lokal Seoul Alamat: 32 Huiujeong-ro 16-gil, Mapo-gu, Seoul Jam operasional: 12:00-19:30 Instagram: www.instagram.com/zeroperzero Our Little Room : Tempat menemukan perabot unik dan imut untuk mencerahkan ruangan. Alamat: Lantai 1, 73 Mangwon-ro 8-gil, Mapo-gu, Seoul Jam operasional: Bervariasi setiap hari; kunjungi halaman Instagram mereka untuk detail selengkapnya (Tutup setiap Selasa) Instagram: www.instagram.com/our_little_room_ Fins Stuff : Toko yang dikuratori dengan rapi, menawarkan barang-barang interior sederhana dan minimalis Alamat: 2F, 49-1 Donggyo-ro, Mapo-gu, Seoul Jam operasional: 13:00-19:00 (Tutup Minggu dan Senin) Instagram: www.instagram.com/find_stuff_ Lightful Studio : Dikelola seorang traveler- illustrator yangini menjual suvenir dan cetakan seni bertema perjalanan. Alamat: 18 Huiujeong-ro 10-gil, Mapo-gu, Seoul Jam operasional: Rabu-Jumat 13.30-18.00 / Sabtu 13.00-18.00 (Tutup Minggu-Selasa) Instagram: www.instagram.com/lightfullstudio_by_gawool Scatter Books : Tempat membeli buku dan alat tulis dengan desain yang keren, tersedia ruang untuk menulis jurnal atau membaca sambil minum kopi Alamat: No. 102, 44 Piala Dunia-ro 11-gil, Mapo-gu, Seoul Jam operasional: 12:00-20:30 (Tutup pada hari Senin-Rabu) Instagram: www.instagram.com/scatter.books Toko Silo : Pencinta barang antik wajib mampir, menawarkan berbagai barang retro Alamat: 32 Huiujeong-ro 10-gil, Mapo-gu, Seoul Jam operasional: 14.00-20.00 (Tutup Senin dan Selasa) Instagram: www.instagram.com/_silo_store Jelajahi Kafe-Kafe Nyaman Suasana kafe di Mangwon-dong merupakan perpaduan menawan antara sudut-sudut nyaman dan ruang-ruang yang stylish, sempurna bagi para pencinta kopi dan teh. Baik espresso yang kaya rasa dan diseduh secara profesional atau secangkir teh artisanal yang menenangkan, kawasan ini memiliki semuanya. Banyak kafe di sini bangga menggunakan biji kopi dan daun teh berkualitas tinggi, yang seringkali bersumber dari pemanggang dan petani lokal, memastikan setiap tegukan terasa istimewa. Lebih dari sekadar minuman nikmat, kafe-kafe ini menawarkan suasana yang mengundang untuk mampir. Bayangkan interior yang nyaman, meja kayu bergaya pedesaan, dan alunan musik merdu di latar belakang, menjadikannya tempat ideal untuk bersantai, berbincang dengan teman, membaca buku, atau mengabadikan momen-momen indah. Dari kafe modern minimalis dan bergaya pedesaan hingga kedai teh yang unik dan tersembunyi, budaya kopi dan teh Mangwon melengkapi suasana kreatifnya yang santai dengan sempurna. Kafe nyaman dan santai Biji kopi yang baru dipanggang dan kantong tetes juga tersedia untuk dibeli di banyak kafe, menjadikannya oleh-oleh sempurna bagi para pecinta kopi, dan perjalanan yang mengingatkan kembali ke lingkungan ini setiap kali kamu menyesapnya. Berbelanja adalah keharusan, terutama untuk suvenir dan fesyen Korea. Untuk barang-barang antik dan permata berharga yang terjangkau, lihat panduan VISITKOREA untuk pasar loak, toko barang bekas, dan toko barang antik terbaik di Seoul. Editor’s Insight] Affordable Shopping to Fashion Finds: Explore Korea’s Thrift Culture and Flea Markets Jelajahi Cita Rasa Pasar Mangwon Dengan sejarah lebih dari 40 tahun, Pasar Mangwon telah mendapatkan tempat istimewa di hati warga setempat. Terletak di gang yang asri, pasar tradisional ini menawarkan alternatif untuk Pasar Gwangjang, yang seringkali ramai karena kerumunan dan antrean panjang di kios-kios populer. Di sini, kamu akan menemukan lebih dari sekadar makanan lezat. Pasar ini merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari–tempat penduduk dari segala usia berkumpul untuk berbelanja produk segar, lauk pauk, camilan, dan banyak lagi. Menyaksikan mereka menjalani rutinitas menghadirkan perasaan seolah-olah kamu telah menjadi bagian dari lingkungan tersebut meskipun hanya sesaat. Pasar Mangwon (kiri) dan Jajanan terkenal Pasar Mangwon, Dak Gangjeong (kanan) Dengan beragam jajanan kaki lima, hasil bumi lokal, dan suasana semarak, pasar ini dengan cepat menjadi favorit generasi Milenial dan Gen Z di Korea. Jika ingin mencicipi beragam makanan Korea sambil menghindari pasar yang terlalu ramai tapi tetap bisa merasakan nuansa autentik pasar tradisional, Pasar Mangwon adalah destinasi ideal. Rekomendasi Kuliner Pasar Mangwon adalah surga bagi para pencinta kuliner karena kaya akan cita rasa. Namun, di antara semuanya, ada beberapa makanan terkenal yang menarik minat orang untuk datang ke Mangwon dan bahkan pernah muncul di acara realitas Korea. Jangan lewatkan cabai hijau goreng renyah yang populer, hotteok (kue panggang isi gula) yang manis dan pedas, kroket berisi isian gurih mulai dari japchae dan sayuran Korea hingga keju dan campuran pizza. Jika cari yang mengenyangkan, cobalah dak gangjeong (ayam goreng dan rebus) yang tersedia dalam rasa klasik, seperti kecap asin dan beberapa rasa unik, seperti mayones lada dan saus buah manis, semangkuk kalguksu (sup mi) hangat yang menggugah selera, dan jajanan kaki lima klasik Korea, seperti gimbap, tteokbokki, dan beragam gorengan–semuanya dengan harga terjangkau, membuat kamu merasa seperti kembali ke Seoul zaman dulu. Jajanan yang digemari di Pasar Mangwon, paprika hijau goreng, hotteok, dan dak gangjeong Pasar Mangwon juga merupakan tempat yang tepat untuk menemukan camilan lokal autentik sebagai oleh-oleh. Daripada membeli produksi massal yang mudah didapatkan secara daring, bagaimana kalau memilih camilan produksi lokal yang membawa kehangatan dan kenangan perjalanan? Beberapa pilihan populer, antara lain hangwa (kue manis tradisional Korea), permen tradisional Korea, tteok (kue beras), camilan nurungji (nasi gosong), yakgwa (kue madu), dan keripik buckwheat. Tips • Taman Sungai Mangwon Hangang hanya beberapa langkah dari pasar, menjadikannya tempat sempurna untuk membeli makanan dan menikmati piknik. Meskipun beberapa toko menyediakan tempat duduk, kebanyakan mengharuskan kamu berdiri di dekat kios untuk makan. Kamu dapat memilih untuk membawa pulang makanan, makan di sana, atau mencoba keduanya—banyak hidangan terkenal Pasar Mangwon yang sayang untuk dilewatkan, lho. • Karena sebagian besar toko menerima kartu, membawa uang tunai tidak selalu diperlukan. Namun, disarankan untuk membawa uang tunai karena beberapa tempat mungkin tidak menerima kartu. Bagi yang tinggal di Korea, sebagian besar toko juga menerima transfer bank. Mangwon Market Alamat: 27 Poeun-ro 6-gil, Mapo-gu, Seoul Petunjuk arah: Jalan kaki kira-kira 6 menit dari Stasiun Mangwon (Seoul Subway Jalur 6), Pintu Keluar 2 Jam operasional: 10:00-21:00 (bervariasi tergantung toko) Pertanyaan: +82-2-335-3591 Bersantai di Mangwon Hangang Park Piknik Sungai Hangang adalah landmark khas Seoul yang menarik banyak pengunjung sepanjang tahun. Saat mengunjungi Taman Sungai Hangang Mangwon, wajib membenamkan diri sepenuhnya dalam budaya Korea dan menikmati kawasan Mangwon. Lokasi Taman Sungai Hangang Mangwon yang bersebelahan dengan pasar, kafe, restoran, dan lingkungan sekitarnya menjadikannya destinasi populer. Piknik di Sungai Hangang Salah satu cara terbaik menikmati tempat ini adalah dengan berpiknik di rerumputan hijau tepat di tepi sungai. Nikmati pemandangan Sungai Hangang yang menenangkan saat mengalir di hadapan. Kamu juga bisa membawa tenda dan mendirikannya di area yang telah disediakan. Atau, cukup bawa tikar dan bekal makanan dari pasar untuk melengkapi momen piknik kamu. Bersepeda di sepanjang Sungai Hangang Pengalaman lain yang tak boleh dilewatkan adalah bersepeda. Kamu akan menemukan Ttareungi, sepeda umum Seoul, tepat di pintu masuk taman. Jika kamu lebih menyukai petualangan daripada sekadar bersantai di tepi sungai, aktivitas ini adalah pilihan tepat. Bersepedalah di sepanjang Sungai Hangang sambil menikmati semilir angin yang menerpa wajah dan pemandangan indah Seoul yang terbentang. Pemandangan Distrik Bisnis Yeouido dari Taman Hangang Mangwon Mulailah bersepeda dari Taman Mangwon Hangang menuju Taman Nanji Hangang dengan lanskap hijau lima Taman Dunia di satu sisi dan Sungai Hangang yang mengalir di sisi lainnya. Jika punya waktu, jelajahi Taman Dunia ini—terutama Taman Haneul dengan panorama Seoul yang menakjubkan. Lebih suka pemandangan cakrawala? Bersepedalah ke arah sebaliknya, dan kamu akan disambut oleh kawasan bisnis Yeouido yang memukau. Taman Mangwon Hangang juga merupakan salah satu pemberhentian Bus Hangang yang baru diluncurkan, sebuah transportasi baru menggunakan feri. Ini adalah cara yang menyenangkan untuk bepergian antar Taman Hangang dan area utama lainnya di Seoul sambil menghemat waktu dan menghindari kemacetan lalu lintas. Mangwon Hangang Park Alamat: 467 Maponaru-gil, Mapo-gu, Seoul Petunjuk arah: Jalan kaki kira-kira 22 menit dari Stasiun Mangwon (Seoul Subway Jalur 6), Pintu Keluar 2 Jam operasional: Buka 24 jam Pertanyaan: +82-2-3780-0601 Situs web: hangang.seoul.go.kr Tips • Waktu terbaik untuk berkunjung: Meskipun Sungai Hangang indah sepanjang hari dan selalu ada kegiatan, pemandangan matahari terbenam dari Taman Mangwon Hangang sungguh istimewa. Satu sisi dihiasi matahari terbenam dan sisi lainnya berkilauan saat distrik Yeouido bermandikan sinar matahari keemasan. • Tidak punya tikar piknik? Di dekat pintu masuk taman ada tempat penyewaan dalam berbagai paket, mulai dari tikar piknik dan selimut pangkuan hingga paket yang berisi power bank, tisu basah, speaker Bluetooth, lentera, dan kipas angin—sehingga memudahkan kamu untuk menikmati piknik tanpa perlu membawa apa pun. • Menggunakan Sepeda Ttareungi: Ttareungi adalah sistem sepeda umum Seoul dan cara praktis untuk menjelajahi Sungai Hangang dan kota. Tersedia di berbagai tempat penyewaan di seluruh Seoul, dan kamu dapat mengembalikannya di stasiun lain setelah selesai. Untuk memulai, kunjungi official website atau aplikasi resmi untuk petunjuk cara menyewa, mengendarai, dan mengembalikan sepeda. Ini cara yang menyenangkan dan ramah lingkungan untuk menjelajahi Seoul. Selagi kamu di sini…… Kunjungi Taman Kapal Perang Seoul di jantung Taman Mangwon Hangang. Di sini kamu dapat melihat kapal selam yang pernah berpatroli di tiga perbatasan laut Korea. Seoul Battleship Park Alamat: 407 Maponaru-gil, Mapo-gu, Seoul Petunjuk arah: Jalan kaki sekitar 20 menit dari Stasiun Mangwon (Seoul Subway Jalur 6), Pintu Keluar 2 Jam operasional: Maret-Oktober: Hari kerja 10.00-19.00/ Akhir pekan 10.00-20.00 November-Februari: 10.00-18.00 Tutup: Senin, Tahun Baru, Hari Seollal (Tahun Baru Imlek), Chuseok (Hari Thanksgiving Korea) Pertanyaan: +82-2-332-7500 Situs web: seoulbattleshippark.com • Tahukah kamu bahwa ada total 11 Taman Hangang di Seoul dan masing-masing menawarkan beragam aktivitas dan pengalaman? Lihat kolom VISITKOREA untuk menemukan cara menikmati Sungai Hangang sepenuhnya layaknya seorang profesional. 1330 Korea Travel Helpline: +82-2-1330 1330 Text Chat: https://m.site.naver.com/1rEid (Bahasa Korea, Inggris, Jepang, Mandarin, Rusia, Vietnam, Thailand, and Indonesia) * Kolom ini terakhir diperbarui pada Juli 2025, sehingga informasinya mungkin berbeda dari yang ditampilkan di sini. Kami sarankan untuk memeriksa pembaruan sebelum berkunjung. Lihat sumber artikel di sini
Seiring gelombang Hallyu yang terus menyebar dan popularitas global K-culture yang terus naik, minat terhadap Hangeul—sistem penulisan unik Korea—pun meningkat. Tercatat dalam Daftar Memori Dunia UNESCO, Hangeul diakui secara luas karena signifikansi budayanya dan menjadi landasan identitas Korea. Jelajahi sejarah dan estetikanya dan temukan aspek-aspek baru K-culture! | Pelajari Sejarah Hangeul 1. Kisah Raja Sejong (Seoul) "Kisah Raja Sejong" adalah pameran bawah tanah di Gwanghwamun Plaza yang menampilkan kehidupan dan pencapaian Raja Sejong yang Agung, salah satu tokoh paling dihormati di Korea. Pameran ini menampilkan diorama yang menggambarkan pembangunan Hunminjeongeum, publikasi-publikasi awal yang ditulis dalam aksara Hangeul, dan seni media berbasis Hangeul, yang memudahkan pengunjung internasional untuk mendalami sejarah Hangeul. Area interaktif menawarkan aktivitas, seperti membuat bokjumeoni (kantong keberuntungan tradisional) dan menulis nama dalam Hangeul dengan kuas. Nikmati keseruannya! [The Story of King Sejong & Kisah Laksamana Yi Sun-sin] Alamat: Lantai basement, 175 Sejong-daero, Jongno-gu, Seoul Jam operasional: Sabtu-Kamis 10:00-18:30, Jumat 10:00-21:00 / Tutup pada hari Senin Pertanyaan: +82-2-399-1177 Situs web: www.sejongpac.or.kr *Panduan audio tersedia dalam bahasa Inggris, Jepang, Cina, dan Spanyol 2. Museum Nasional Sistem Penulisan Dunia (Incheon) Dengan eksterior yang terinspirasi gulungan, Museum Nasional Sistem Penulisan Dunia menawarkan ruang untuk mengeksplorasi Hangeul dalam sejarah sistem penulisan dunia yang lebih luas. Museum ini menyimpan berbagai artefak yang menampilkan beragam aspek Hangeul, termasuk Hunminjeongeum Haeryebon—yang menjelaskan asal-usul dan prinsip-prinsipnya—dan Hunmaengjeongeum, sistem Braille Hangeul yang dikembangkan untuk tunanetra. Museum ini juga memberikan pemahaman terstruktur tentang bagaimana tulisan telah membentuk peradaban manusia di luar Hangeul itu sendiri. [Museum Nasional Sistem Penulisan Dunia] Alamat: 217 Central-ro, Yeonsu-gu, Incheon (Songdo-dong) Jam operasional: 10.00-18.00 / Tutup pada hari Senin, 1 Januari, Seollal (Hari Tahun Baru Imlek), dan Chuseok (Hari Thanksgiving Korea) Pertanyaan: +82-32-290-2000 Situs web: www.mow.or.kr *Guided tours available dalam bahasa Inggris, Mandarin, dan Jepang (reservasi online diperlukan setidaknya 3 hari sebelum kunjungan) 3. Makam Kerajaan Raja Sejong & Pusat Sejarah dan Kebudayaan Raja Sejong (Yeoju) Ditetapkan sebagai UNESCO World Heritage site, makam ini merupakan salah satu makam kerajaan Dinasti Joseon dan pemakaman gabungan pertama dinasti tersebut (makam ganda). Di pintu masuknya, Pusat Sejarah dan Kebudayaan Raja Sejong memamerkan pencapaian luar biasa Raja Sejong di samping makam kerajaannya. Pengunjung dapat melihat kata pengantar Hunminjeongeum, patung-patung yang terinspirasi oleh konsonan Hangeul, dan replika instrumen ilmiah abad ke-15 dari masa pemerintahan Raja Sejong (paruh pertama abad ke-15), termasuk Angbuilgu (jam matahari), Cheugugi (pengukur curah hujan pertama di dunia), dan Honcheonui (bola armiler). [Royal Tomb of King Sejong (Yeongneung)] Address: 901-3 Wangdae-ri, Sejongdaewang-myeon, Yeoju-si, Gyeonggi-do Operating hours: 09:00-18:00 / Tutup pada hari Senin Inquiries: +82-31-885-3123 Website: royal.khs.go.kr | Rasakan Keindahan Hangeul 1. Insadong Cultural Street (Seoul) Insadong Cultural Street dipenuhi galeri, toko kerajinan, dan kedai teh yang memadukan tradisi dan modernitas dengan indah. Papan nama toko yang dirancang dalam Hangeul—seperti "Starbucks" dan "GS25"—menambah pesona unik jalan ini. Mulai dari spot foto "ㅆ" di Ssamzigil, salah satu objek wisata paling terkenal di Insa-dong, pengunjung dapat menjelajahi berbagai patung dan spot foto bertema Hangeul untuk mengabadikan momen-momen tak terlupakan. [Insadong Cultural Street] Alamat: Insa-dong, Jongno-gu, Seoul Jam operasional: Buka sepanjang tahun Pertanyaan: North Insadong Tourist Information Center +82-2-734-0222 / South Insadong Tourist Information Center +82-2-737-7885 2. Paju Book City Paju Book City adalah kompleks budaya yang menaungi penerbit, percetakan, kafe, museum, dan toko buku terkemuka Korea. Di seluruh distrik, pengunjung dapat menemukan patung dan bangku yang terinspirasi oleh Hangeul. Di Forest of Wisdom, rak buku besar berbentuk konsonan Hangeul menyambut pengunjung. Jangan lewatkan Museum Letterpress, tempat kamu dapat mengagumi keindahan Hangeul dan tipografi tradisional sambil menikmati pengalaman menggosok langsung. [Paju Book City] Alamat: Munbal-dong area, Paju-si, Gyeonggi-do Jam operasional: 10:00-20:00 Website: www.pajubookcity.org (Hanya dalam bahasa Korea) [Forest of Wisdom] Alamat: 145 Hoedong-gil, Paju-si, Gyeonggi-do Jam operasional: 10:00-20:00 Pertanyaan: +82-507-1335-0144 [Letterpress Museum (Forest of Wisdom)] Address: 145 Hoedong-gil, Paju-si, Gyeonggi-do Jam operasional: Sabtu–Kamis 09:00-18:00, Jumat 10:00-18:00 Pertanyaan: +82-507-1305-9151 Website: www.letterpressmuseum.co.kr (Hanya dalam bahasa Korea) 3. Jochiwon 1927 Art Center (Sejong) Jochiwon 1927 Art Center adalah kompleks budaya yang dibangun dengan mengalihfungsikan bekas pabrik. Berfungsi sebagai pusat budaya untuk proyek regenerasi perkotaan di pusat kota tua, tempat ini menawarkan pameran dan pengalaman menikmati budaya berkualitas tinggi. Tahun ini, tempat ini menjadi lokasi utama Pre-Biennale Internasional Hangeul, yang menampilkan mural Hangeul besar berjudul "HANGOODLE" karya seniman grafiti Mr. Doodle, yang pertunjukan menggambar langsung dan karya seninya telah menjadi spot foto populer. [Jochiwon 1927 Art Center] Alamat: 17 Saenae 4-gil, Jochiwon-eup, Sejong-si Jam operasional: 09:00-18:00 / Tutup pada hari Senin Pertanyaan: +82-44-862-1927 Website: jcw1927.co.kr (Hanya dalam bahasa Korea) 4. Desa Hanok Jeonju Desa Hanok Jeonju adalah desa tradisional terbesar di Korea, rumah bagi lebih dari 700 hanok (rumah tradisional Korea). Desa ini menawarkan beragam daya tarik, mulai dari landmark budaya, seperti Gyeonggijeon Shrine dan Jeonjuhyanggyo Local Confucian School hingga hidangan lokal, seperti roti berbentuk koin, bibimbap Jeonju, dan tteokgalbi (roti iga panggang). Desa ini juga memiliki Craft Masterpiece Street, tempat pengunjung dapat mengikuti program kerajinan yang terinspirasi Hangeul, seperti kaligrafi, membuat stempel Hangeul personalisasi, dan membuat pembatas buku. [Jeonju Hanok Village] Alamat: 99 Girin-daero, Wansan-gu, Jeonju-si, Jeonbuk-do Pertanyaan: +82-63-282-1330 Website: hanok.jeonju.go.kr | Ciptakan Kenangan dengan Mengikuti Program Hangeul Praktis 1. Kalografi Hangeul Mengikuti kelas kaligrafi Hangeul akan memperdalam apresiasi kamu terhadap budaya Korea melalui penulisan Hangeul. Setelah pengenalan singkat tentang sejarah dan sistem konsonan-vokal Hangeul, kamu dapat berlatih menulis setiap aksara dan mengamati keindahan estetikanya yang khas. Mengukir kata atau frasa bermakna dengan cermat pada gulungan gantung atau kartu pos akan menciptakan kenang-kenangan berharga yang ditulis dalam Hangeul. ▶ Lokasi Lokakarya Kaligrafi Hangeul [Harangbang Calligraphy] Alamat: 2F, Unit 202, 16 Songpa-daero 42-gil, Songpa-gu, Seoul Jam operasional: 10:00-21:00 / Tutup Minggu Pertanyaan: +82-507-1305-6773 [Feelsgood Calli] Alamat: 55-1 Insadong-gil, Jongno-gu, Seoul Jam operasional: 10:00-17:00 Pertanyaan: +82-507-1302-0929 2. Stempel Ukiran Tangan Hangeul Dojang (cap stempel) adalah alat tanda tangan tradisional yang banyak digunakan di Korea dan masih digunakan hingga saat ini untuk dokumen resmi dan karya seni. Merancang dan mengukir dojang sendiri dengan aksara Hangeul akan menghasilkan kenang-kenangan atau hadiah yang indah penuh makna. Tulis nama kamu dalam Hangeul dan ciptakan cap stempel unik untuk kamu bawa pulang. ▶ Lokasi Lokakarya Stempel Ukir Tangan Hangeul [Yhlayuen Jeongak Academy] Alamat: 2F, Unit 202, 34 Insadong-gil, Jongno-gu, Seoul Jam operasional: 10:00-18:00 / Tutup Minggu Pertanyaan: +82-2-722-8415 [Sujegak] Alamat: 105 Hyanggyo-gil, Wansan-gu, Jeonju-si, Jeonbuk-do Jam operasional: 10:00-19:00 Pertanyaan: +82-507-1409-1311 3. Aksesori Hangeul Hangeul bisa menjadi aksesori yang indah, lho. Kombinasikan konsonan dan vokal Hangeul untuk menciptakan aksesori perak yang bermakna istimewa. Kerajinan dari mutiara yang memanfaatkan keindahan warna-warni kerang, semakin menonjolkan keanggunan Hangeul. ▶ Lokasi Lokakarya Aksesori Hangeul [Lettering Jewelry Lab] Alamat: Saeteuk 4-5, City Star Mall, Seoul Plaza Underground Shopping Center, 12 Eulji-ro, Jung-gu, Seoul Jam operasional: 10:30-19:00 Website: www.orderect.com [Seoul Culture Lounge] Alamat: 11F, Samil Building (Gwancheol-dong), 85 Cheonggyecheon-ro, Jongno-gu, Seoul Jam operasional: Selasa–Sabtu 10:00-17:00 / Tutup Minggu dan Senin Pertanyaan: +82-2-3788-0852 Website: www.seoulculturelounge.com TIPS. Hangeul Design Project Reinterpreting Hangeul in the Modern Era: Busan Traveling Exhibition Pameran ini diselenggarakan untuk mempromosikan nilai Hangeul dan menampilkan beragam ekspresi budayanya. Menjelajahi transformasi Hangeul modern, pameran ini menampilkan 21 karya di bidang desain visual, furnitur, kerajinan, mode, dan seni video. Pengunjung dapat menikmati karya-karya luar biasa dari para seniman yang aktif di bidang desain dan seni kontemporer. Alamat: Busan Citizens Hall, Exhibition Rooms 1 & 2, 16 Jasung-ro 133beon-gil, Dong-gu, Busan Periode: 12 September 12 – 31 Oktober 2025 / Selasa-Minggu 10:00~18:00 / Tutup Senin Pertanyaan: +82-51-607-6000 Website: www.hangeul.go.kr * 1330 Korea Travel Helpline: +82-2-1330 * 1330 Text Chat: https://m.site.naver.com/1rEid (Bahasa Korea, Inggris, Jepang, Mandarin, Rusia, Vietnam, Thailand, dan Indonesia) * Kolom ini terakhir diperbarui pada September 2025, sehingga informasinya mungkin berbeda dari yang disajikan di sini. Kami menyarankan untuk memeriksa pembaruan sebelum berkunjung. Lihat sumber artikel di sini
Selama hari raya tradisional di Korea, seluruh keluarga akan berkumpul dan membuat hidangan istimewa untuk disajikan pada upacara peringatan leluhur. Hidangan ini berfungsi untuk menyatukan keluarga. Setiap hidangan yang tersaji memiliki makna simbolis, seperti kebahagiaan, umur panjang, atau kesuksesan finansial. Nah, untuk merayakan momen layaknya orang Korea, cobalah untuk membuat salah satu hidangan khas Korea ini dan menikmatinya bersama keluarga! | Jeon Jeon atau buchimgae adalah panekuk gurih yang dibuat dengan melapisi bahan pilihan dengan adonan tepung tipis, lalu menggorengnya di wajan dengan sedikit minyak. Bahan yang digunakan akan mengubah rasa secara keseluruhan. Biasanya, modumjeon (berbagai macam hidangan goreng tepung) disiapkan selama musim liburan Korea, termasuk kimchijeon (panekuk kimchi), haemul pajeon (panekuk makanan laut dan daun bawang), gogi wanjajeon (bola daging goreng tepung), dongtaejeon (fillet ikan pollock goreng tepung), dan nokdujeon (panekuk kacang hijau). Di luar periode liburan, jika kamu ingin mencoba jeon yang lezat, pergilah ke jalan khusus jeon. Di dekat Stasiun Hoegi di Seoul Subway Jalur 1, kamu dapat menemukan banyak restoran yang menjual haemul pajeon kental di Jalan Pajeon Stasiun Hoegi. Untuk berbagai jeon, kunjungi Mapo Jeon Alley, yang terletak di dekat Stasiun Gongdeok di Seoul Subway Jalur 5 & 6. | Japchae Japchae, hidangan yang dicintai oleh raja-raja pada masa Joseon, sering disajikan selama hari raya di Korea. Japchae merupakan gabungan dari kata "jap" yang berarti campuran, dan "chae" dari "chaeso" yang berarti sayuran. Japchae terdiri dari daging, jamur, dan soun, yang ditumis dengan bumbu kecap. Meskipun bahan-bahan tersebut saling melengkapi ketika dicampur, bahan-bahan tersebut harus dipotong dan digoreng terlebih dahulu secara terpisah sehingga membutuhkan banyak proses. Sisa japchae dari hari raya ini dapat dinikmati dengan nasi sebagai japchae deopbap (japchae dengan nasi). Kamu dapat dengan mudah mencoba hidangan lezat penuh warna ini di pasar-pasar tradisional di Korea, termasuk Pasar Gwangjang di Seoul. | Galbijjim Galbijjim (galbi rebus) disukai semua usia. Ini adalah hidangan daging klasik yang disajikan pada acara-acara khusus. Galbi ini dibuat dengan merebus daging yang telah dimarinasi secara perlahan hingga empuk. Dipotong-potong besar, galbi daging sapi dimasak dalam saus berbumbu bersama sayuran, seperti lobak, wortel, kastanye, dan jujube dalam waktu yang lama, menghasilkan rasa manis dan gurih dengan tekstur yang empuk. Karena proses memasaknya melibatkan pembuangan lemak dan darah, hidangan ini memang butuh banyak usaha dan untuk acara-acara khusus, terutama hari raya tradisional. Terdapat juga berbagai jenis galbijjim regional, termasuk Daegu jjimgalbi yang pedas, direndam dengan gochujang (pasta cabai merah) dan cabai rawit. | Namul Namul adalah lauk pauk pokok Korea yang terbuat dari rebusan sayuran dan daun-daunan liar, lalu dibumbui. Selama hari raya tradisional, namul tiga warna khusus disiapkan menggunakan tiga jenis sayuran simbolis: bayam untuk mewakili sayuran berdaun, akar bunga lonceng untuk sayuran akar, dan pakis untuk sayuran batang, masing-masing mewakili leluhur, orang tua, dan keturunan. Hidangan ini tidak hanya sangat bergizi, tetapi warnanya yang cerah juga menjadikannya sempurna untuk melengkapi sajian charye (upacara peringatan leluhur Korea). Setelah upacara charye, sisa namul sering dinikmati sebagai bibimbap, dicampur dengan nasi dan sedikit gochujang (pasta cabai merah) atau minyak wijen. | Tteokguk Pada pagi Seollal, tradisi orang Korea adalah memanjatkan doa untuk Tahun Baru, menyapa orang tua, dan menyantap tteokguk (sup kue beras iris)! Meskipun bervariasi di setiap daerah, tteokguk standar terbuat dari potongan stik kue beras panjang yang diiris tipis, lalu direbus dalam kaldu sapi. Sebelum disajikan, sup diberi hiasan telur dan serpihan rumput laut. Kue beras putih dan kaldu melambangkan awal Tahun Baru yang bersih, sementara stik kue beras panjang dan irisan bundar masing-masing melambangkan umur panjang dan kemakmuran. Orang Korea juga akan mengatakan "Saya makan semangkuk tteokguk" untuk menandakan bertambahnya usia karena tradisi orang Korea terdahulu menghitung usia dimulai pada hari pertama tahun baru. | Hangwa Hangwa merujuk pada hidangan penutup tradisional Korea yang terbuat dari bahan-bahan, seperti beras ketan, wijen, atau kacang-kacangan, yang seringkali dimaniskan dengan madu atau sirup biji-bijian. Berbagai varian populer, antara lain yugwa, yang bertekstur lembut dan mengembang; yakgwa, kue kering goreng tepung terigu; dan gangjeong, yang dikenal karena teksturnya yang renyah. Kue warna-warni dan berbentuk indah ini sangat cocok dipadukan dengan minuman, seperti sikhye (punch beras manis) atau sujeonggwa (punch kayu manis). Kamu dapat dengan mudah menemukannya di pasar tradisional, department store, dan toko suvenir. Artikel terkait: Traditional Korean Holiday of Bountiful Harvest, Chuseok 1330 Korea Travel Helpline: +82-2-1330 1330 Text Chat: https://m.site.naver.com/1rEid (Bahasa Korea, Inggris, Jepang, Mandarin, Rusia, Vietnam, Thailand, dan Indonesia) *Kolom ini terakhir diperbarui pada September 2025 sehingga informasinya mungkin berbeda dari yang ditampilkan di sini. Kami menyarankan untuk memeriksa pembaruan sebelum berkunjung. Lihat sumber artikel di sini
Kategori Restoran Ramah Muslim Korea Tourism Organization telah mengkategorikan Restoran yang Muslim-Friendly semenjak 2016 untuk membantu para turis muslim sehubungan dengan makanan. Ada 4 kategori restoran dalam Standar KTO yang masuk dalam kelompok Halal Restoran berikut: DAFTAR RESTORAN RAMAH MUSLIM No Kategori Sertifikasi Jenis Masakan Restoran Foto Alamat Kontak Menu Utama Fasilitas Atraksi Wisata Sekitar 1 Halal Certified Timur Tengah ASALAM (아살람) 7, Jungang-ro 2-gil, Jeju-si, Jeju-do (제주특별자치도 제주시 중앙로2길 7 ) 064-751-1225 Teh Arab, Nasi Mandi Kambing, Kambing Haneeth Parkir, Musholla Gwandeokjeong Pavillion, Yongduam, Samseonghyeol 2 Halal Certified Asia Asian Family Restaurant Dongmoon (아시안 패밀리 레스토랑 동문) 1, Namiseom-gil, Namsan-myeon, Chuncheon-si, Gangwon-do(강원 춘천시 남산면 남이섬길 1) 031-580-8099 Beef Jjajangmyeon, Nasi Bulgogi, Bibimbap Gurita, Nasi Goreng Kimchi Parkir, Musholla Nami Island, Jade Garden, Gapyeong Rail Park 3 Halal Certified Asia Dongmoon Express (동문 익스프레스 - 홍천 비발디파크) 2F, 262, Hanchigol-gil, Seo-myeon, Hongcheon-gu, Gangwon-do(강원 홍천군 서면 한치골길 262 2층) 031-581-8097 Kebab Nasi Goreng Udang dan Nasi Kotak Bulgogi Parkir, Musholla Vivaldi Park, Namnoil Riverside Amusement Park 4 Halal Certified Korea Eid(이드) 67, Usadan-ro 10-gil, Yongsan-gu, Seoul (서울 용산구 우사단로10길 67) 070-8889-8210 Sup Ayam Gunseng, Bulgogi Daging, Semur Ayam - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 5 Halal Certified Turki Kervan-Famille Station Branch (케르반 파미에스테이션점) 2F, FP216, 205, Sapyeong-daero, Seocho-gu, Seoul(서울시 서초구 사평대로 205 2층 FP216) 02-6282-4767 Mix Kebab Shish, Mix Pide Parkir, Musholla Some Sevit, Gangnam Station Underground Shopping Center 6 Halal Certified Turki Kervan Bakery&Café (케르반베이커리&카페) 1F, 204, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울시 용산구 이태원로 204 1층) 02-790-5585 Baklava, Turkish Cookies - Itaewon, War Memorial of Korea, Samsung Museum of Art Leeum 7 Halal Certified Turki Kervan Turkish (Itaewon Branch) (케르반레스토랑 이태원점) 190, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울 용산구 이태원로 190) 02-790-5585 Chicken Shish Kebab, Lamb Shish Kebab, Mix Shish Kebab, Truffle Cheese Steak - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 8 Halal Certified Turki Kervan Turkish Restaurant - COEX Mall Branch (케르반레스토랑 코엑스점) 513, Yeongdong-daero, Gangnam-gu, Seoul (서울 강남구 영동대로 513 ) 02-556-4767 Lokman Shish Kebab, Mixed Steak Kebab, Nurdagi Salad Parkir & Musholla di COEX Mall Bongeunsa Temple, COEX, Seonjeongneung Royal Tombs 9 Halal Certified Turki Mr.Kebab (미스터케밥) 192, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울 용산구 이태원로 192) 070-7758-1997 Turkish Kebab Lamb, Pilaf Kebab - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 10 Halal Certified Korea starcatering (스타케이터링 ) 28, Noksapyeong-daero 46-gil, Yongsan-gu, Seoul (서울 용산구 녹사평대로46길 28) 02-2115-2777 Nasi Bulgogi, Burger Ayam - Seonyudo Park, Yeouido National Assembly Building, water taxi at Dangsan Station, Saetgang 11 Halal Certified Turki Sultan Kebab (술탄케밥) 126, Bogwang-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울 용산구 보광로 126) 02-749-3890 Cheese Pide, Pilaf Kebab, Turkish Kebab Mix, Cheese Pide - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 12 Self Certified Timur Tengah Ahmed’s Asian Cuisine (아멛 아시안 퀴진 ) 639, Baekje-daero, Deokjin-gu, Jeonju-si, Jeollabuk-do (전북 전주시 덕진구 백제대로 639 (금암동 1589-1)) 063-902-0102 Curry in Naan Set Parkir Jeonju Hanok Village, Jeonju Zoo 13 Self Certified Turki Aladdin Kebab(알라딘케밥) 1F, 187, Neungheodae-ro, Yeonsu-gu, Incheon(인천광역시 연수구 능허대로 187, 1층) 032-832-6003 Assorted grill, Arabian Kebab, Chicken Curry Parkir Songdo Central Park, Incheon Metropolitan City Museum 14 Self Certified Timur Tengah CAIRO BBQ (카이로바베큐) 45, Usadan-ro 10-gil, Yongsan-gu, Seoul (서울시 용산구 우사단로10길 45) 070-4110-0087 Nasi Bebek, Koshary Mesir, Molokhia Daging - Itaewon Usadan-gil, Itaewon Shopping Street, War Memorial of Korea 15 Self Certified Turki Cappadocia (카파도키아) 123-9, Geumdan-ro, Geumjeong-gu, Busan (부산 금정구 금단로 123-9) 051-515-5981 Kebab Ayam, Kebab Shish Parkir, Musholla Beomeosa Temple 16 Self Certified Timur Tengah Dubai(두바이) 192, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul (서울특별시 용산구 이태원로 192) 02-798-9277 Dubai Mix Grilled, Nasi Ayam Mandi, Mazza Falafel - War Memorial of Korea, Itaewon Street 17 Self Certified India Foreign Restaurant(포렌 레스토랑) 42, Usadan-ro, Yongsan-gu, Seoul (서울 용산구 우사단로 42) 02-794-9292 Kare Sayur, Kare Ayam, Tandoori Ayam - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 18 Self Certified Timur Tengah Hibiscuss (파티나라하이비스) 2F, 102, Tongil-ro, Jung-gu, Seoul(서울특별시 중구 통일로 102, 2층) 02-577-3434 Paket Ayam Biryani, Kabsa Lab Parkir Musical Fanta-Stick Seoul, Deoksugung, Seoul Museum of History 19 Self Certified Malaysia ITAEWON KITCHEN (이태원 키친) 2F, 34, Usadan-ro, Yongsan-gu, Seoul (서울시 용산구 우사단로 34 2층) 02-3785-2468 Nasi Goreng Ayam, Nasi Kambing, Kebab Kobideh - Itaewon Usadan-gil, Itaewon Street, War Memorial of Korea 20 Self Certified Malaysia KB RESTAURANT & HALAL FOOD (케이비레스토랑할랄푸드) 1B, 42, Jogang-ro, Tongjin-eup, Gimpo-si, Gyeonggi-do(경기 김포시 통진읍 조강로 42 지하1층) 031-981-3293 Naan, Kare Daging, Acar Sayuran Parkir Gimpo Sculpture Park, Gimpo Tea Etiquette Museum Deokpojin, Ganghwa Island
Panduan untuk wisatawan muslim dalam berwisata di Korea. Gunakan pictogram di halaman ini jika mengalami hambatan saat berkomunikasi dengan penduduk lokal di Korea. Temukan juga berbagai informasi mengenai perkembangan lingkungan ramah muslim di Korea berikut di bawah ini.
Kunjungan warga negara Indonesia ke Korea Selatan mengalami peningkatan setiap tahun, seiring dengan Gelombang Hallyu (Korean Wave) yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2018, Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia telah menerbitkan 157.924 visa (meningkat 15% setiap tahun). Sehingga Kementerian Luar Negeri Republik Korea, Kementerian Hukum Republik Korea dan Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia membuka Korea Visa Application Center (KVAC) untuk mempermudah proses pengajuan visa bagi warga negara Indonesia yang ingin mengunjungi Korea Selatan. KVAC mulai beroperasi menerima pengajuan visa Korea sejak tanggal 2 Mei 2019 dan berlokasi di Lotte Mall Jakarta, lantai 5 . Informasi lebih lanjut mengenai pengajuan visa dapat dilihat di website KVAC www.visaforkorea-in.com, sedangkan infomasi lengkap terkait jenis-jenis visa serta dokumen persyaratan visa Korea dapat dilihat pada website sites.google.com/view/koreanembassy2/home. KVAC juga memberikan informasi terbaru mengenai pengajuan visa Korea melalui Instagram www.instagram.com/kvac_id serta membuka layanan pelanggan melalui aplikasi pesan WhatsApp di nomor +62 811-1214-001 . Kehadiran KVAC merupakan bagian dari usaha Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia (tahun 2019, yaitu Duta Besar H.E Kim Changbeom) untuk meningkatkan sistem visa sehingga warga negara Indonesia dapat mengunjungi Korea Selatan secara lebih efektif lagi. Melalui peningkatan sistem visa ini diharapkan akan terjadi pertukaran manusia dan budaya dengan Indonesia yang lebih aktif yang mana Indonesia adalah negara kunci kebijakan menuju New Southern Policy. Sedangkan untuk infomasi-informasi terbaru terkait kebijakan visa Korea dapat diakses melalui website Kedutaan Republik Korea untuk Indonesia berikut overseas.mofa.go.kr/id-id/brd/m_2710/list.do (bagian Pengumuman Konsulat).
Iklim Korea tergolong ke dalam iklim benua jika dilihat dari temperatur dan angin yang bertiup dan curah hujan. Iklim Korea dibedakan menjadi empat jenis musim, yaitu: musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Selama kurun waktu musim gugur, iklim di Korea cukup hangat, cuaca pun cerah, langit berwarna biru, dengan dedaunan menakjubkan. Musim dingin sangat dingin dan kering, namun merupakan waktu tepat untuk berkunjung ke Korea bagi wisatawan yang tertarik dengan olahraga musim dingin, karena Korea memiliki banyak tempat untuk olahraga ski. Musim semi yang dimulai pada bulan April hingga Mei juga sangat indah dengan pohon bunga ceri ( cherry blossom ) bermekaran. Namun, musim ini tergolong musim padat pengunjung, sehingga turis perlu memesan terlebih dahulu untuk dapat memastikan akomodasi dan fasilitas wisata tersedia. Bulan-bulan musim panas sangatlah lembab, panas dan agak ramai, karena ketika musim hujan sudah tiba maka banyak kegiatan yang harus disesuaikan dengan fluktuasi hujan yang lebat. MUSIM SEMI Musim semi dimulai pada akhir bulan Maret hingga bulan Mei. Suhu sejuk dan cuaca cerah menjadikan musim semi sebagai musim paling ideal untuk berwisata. Pengunjung dapat menikmati deretan pohon bunga ceri ( cherry blossom ), hamparan bunga Forsythia , bunga Azaleas , bunga Magnolias , bunga Lilacs dan berbagai jenis bunga lainnya yang bermekaran pada puncak musim Semi. MUSIM PANAS Musim Panas dimulai pada bulan Juni hingga Agustus, dan puncak musim panas adalah bulan Agustus. Keringnya musim dingin dan musim semi seakan menghilang selama musim panas tiba karena suhu musim panas sangat tinggi dan lembab. Umumnya, antara akhir bulan Juni hingga pertengahan bulan Juli di Korea sudah masuk musim hujan, karena adanya pergantian musim. Selama musim hujan di Korea tidak ada terik panas, dan untuk beberapa minggu biasanya berawan disertai hujan lebat hingga tiga minggu. Frekuensi hujan disebut Jangma , dan angin topan secara langsung bisa mengakibatkan kerusakan pada tanaman. Pada musim panas, banyak terdapat buah-buahan di antaranya adalah buah Semangka, Melon, buah Persik, dan banyak sayuran. Selain itu, wilayah pegunungan tertutup oleh tanaman hijau. Untuk menghindari teriknya panas matahari, orang Korea biasanya pergi mendaki gunung, pergi ke pesisir pantai, atau ke daerah lembah untuk menikmati waktu liburan musim Panas. MUSIM GUGUR Musim Gugur di Korea dimulai pada bulan September hingga bulan November. Udara di musim gugur dingin dan kering, disertai langit biru dengan sedikit awan. Orang Korea menyebut musim gugur dengan sebutan Cheon-go-mabi . Panasnya musim panas sepertinya masih bersisa di bulan September. Udaranya panas pada waktu siang, tetapi udara di pagi hari dan sore dingin. Pada bulan Oktober, terdapat sedikit curah hujan dan tingkat kelembaban di udara pun menurun, sehingga cuacanya sedikit kering. Di akhir musim panas hingga awal musim gugur, angin topan muncul dari arah Pasifik Selatan. Musim gugur merupakan musim indah dengan dedaunan berjatuhan. Dedaunan pohon Maidenhair dan pohon Maple berubah warna menjadi kuning keemasan dan merah di seluruh Korea. Selama musim gugur, masyarakat Korea senang pergi mendaki gunung untuk menikmati pemandangan indah dari dedaunan musim gugur. Warna gradasi pepohonan dan dedaunan yang berjatuhan di musim gugur mengundang banyak pengunjung baik domestik dan internasional. Musim gugur juga dikenal sebagai musim panen melimpah, di antaranya panen padi, ubi, buah apel, buah persik, dan buah Jujube. Istilah Cheongomabi berarti “langit tinggi dan kuda gemuk’, menggambarkan musim gugur. Pada musim ini, langit sangat biru, jernih dan bersih, sehingga sangat bagus untuk pergi tamasya, ditambah dengan musim panen berlimpah membuat pilihan kuliner beragam. MUSIM DINGIN Musim Dingin di Korea dimulai antara bulan Desember hingga Februari, dengan suhu terdingin pada sekitar bulan Januari mencapai minus 5 hingga 10 derajat Celcius. Di musim dingin, hari-hari menjadi lebih pendek, sinar matahari muncul lambat dan matahari tenggelam lebih awal. Biasanya terdapat siklus tiga hari dingin yang diikuti dengan empat hari hangat, disebut dengan istilah Samhansaon . Daerah pegunungan di provinsi Gangwon-do turun hujan salju sejak awal musim dingin, dengan suhu dingin dan kering karena angin berhembus dari Siberia. Antara bulan Desember hingga bulan Februari terdapat liburan hari-hari besar, yaitu: hari Natal, Tahun Baru Masehi, dan Tahun Baru Lunar. Sementara antara bulan Februari hingga awal bulan Maret adalah masa untuk wisuda dan awal masuk sekolah. Untuk daerah pedesaan, selama musim dingin lahan pertanian istirahat sejenak sampai tiba masa bercocok tanam di musim semi, selain itu beberapa jenis sayuran tumbuh dan dikembangkan di dalam rumah kaca. Antara bulan November hingga Desember biasanya dilakukan persiapan pembuatan Kimchi dengan skala besar yang bisa dikonsumsi sepanjang musim dingin. Proses persiapan Kimchi dengan skala besar ini disebut Gimjang .