CALL FOR PROPOSAL Event Organizer (EO) for Korea Travel Fair 2026 Issued on 28 April 2026 Background and Target Objectives The Korea Travel Fair 2026 aims to position Korea as a top-of-mind travel destination for Indonesian travelers while strengthening partnerships with airlines, travel agencies, financial institutions, and lifestyle brands. The event is expected to: 1. Inspire Indonesian travelers to visit Korea in the upcoming travel seasons. 2. Provide an integrated one-stop travel experience through exclusive promotions and partnerships. 3. Highlight Korea’s diverse tourism offerings by combining seasonal experiences with trending Korean lifestyle and culture. Project Overview - Project Name: Korea Travel Fair 2026 - City: Jakarta - Date: 18 – 20 September 2026 (3 days) - Venue : Kota Kasablanka (Grand Atrium, Mosaic Walk, Food Society Area) - Theme ALT 1 : Korea: Your Next Season Awaits A theme focusing on seasonal travel in Korea (e.g., autumn and winter), highlighting Korea as an ideal destination for upcoming holiday planning, including family-friendly experiences, seasonal attractions, and special promotions. ALT 2 : Travel the Korean Way A theme focusing on Korean lifestyle and local experiences, including food, beauty, daily life, and regional destinations, encouraging visitors to experience Korea beyond typical tourist activities. Note: EO is encouraged to select one of the above themes and develop a comprehensive event concept and execution plan based on the selected theme. EO may also propose alternative theme ideas, provided that clear rationale and alignment with KTO’s objectives are presented. Budget Available Budget: Approximately IDR 4,200,000,000 (all-inclusive) Important Notes: 1. Venue rental is confirmed, but final pricing will be advised by Kota Kasablanka. 2. All costs related to event execution must be included in the proposal. 3. Final budget allocation will be subject to agreement between KTO Jakarta and the selected EO. Exhibitors (estimated) 1. KTO Jakarta & GDS 2. Travel Agents (± 10) 3. Airlines (± 10) 4. Bank Partner (1) 5. Other partners (subject to space availability) Programs (to be discussed) *see attachment for more details 1. Pre-Event 2. During Event Scope of Work (EO Responsibility) *see attachment for more details The selected EO will be responsible for the end-to-end planning and execution of Korea Travel Fair 2026, including but not limited to the following tasks: 1. Concept & Creative Design 2. Venue & Technical Management 3. Exhibitor & Partner Coordination 4.Program & Content Execution 5. Marketing & Promotion 6. Hospitality & Logistics 7. Operations & Safety 8. Financial & Transaction Support 9. Post-Event Deliverables 10. Other Required Tasks TIMELINE - Proposal & Quotation Submission: 22 May 2026 - Presentation & Selection: 25 May 2026 – 5 June 2026 (Presentation shall be done if deemed necessary) - Event Preparation: Upon EO selection - Event Period: 18 – 20 September 2026 PROPOSAL SUBMISSION 1. EO shall submit one (1) soft copy of proposal and quotation in English or Korean with IDR currency to [email protected] and [email protected]. 2. Proposal and quotation must be written in English or Korean and all financials must be presented in Indonesian Rupiah (IDR). 3. Proposal must include: - Event concept and creative design ideas - Budget breakdown - Technical and production plan - Timeline and manpower plan 4. Expenses for proposal preparation will be borne by the proposer. 5. For any inquiries, please contact us via email ([email protected]) or by phone at 021 5785 3030 (Ms. Kiki).
2025 – 2026 100 Must-Visit Tourist Spots of Korea Masih Menjadi Pusat Promosi KTO Jakarta, 2 Februari 2026 . Minat wisatawan Indonesia mengunjungi Korea selalu meningkat selama beberapa tahun terakhir, terutama setelah pandemi berakhir. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya angka kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea selama beberapa tahun terakhir dari data KTO, yaitu 2019 berjumlah 278 ribu wisatawan, 2020-2022 mengalami penurunan karena pandemi, 2023 berjumlah 250 ribu wisatawan, 2024 berjumlah 336 ribu wisatawan, 2025 berjumlah 365.596 wisatawan. Angka wisatawan Indonesia ke Korea pada 2025 menandai jumlah wisatawan Indonesia ke Korea paling banyak sepanjang sejarah dan telah mencapai target yang telah ditentukan di awal tahun 2025. Selama tahun 2025, Indonesia menduduki peringkat 9 di tingkat global dan peringkat 4 di tingkat ASEAN (setelah Filipina, Vietnam dan Singapura) sebagai penyumbang wisatawan internasional terbanyak ke Korea. Peringkat ini memiliki posisi yang sama dibandingkan tahun lalu. “Kami sangat senang dengan kabar ini karena hal ini menunjukkan eksistensi budaya Korea dan potensi pariwisata Korea di Indonesia masih terus bertahan dari waktu ke waktu, walaupun di tahun 2025 dunia sempat mengalami krisis beragam. Tentunya, kami juga akan terus berusaha untuk memberikan yang terbaik dalam mempromosikan pariwisata Korea di Indonesia secara positif melalui berbagai kampanye wisata tematik Korea (wisata muslim, wisata keluarga, wisata edukasi, MICE, Medical & Wellness), memberikan support yang variatif untuk kunjungan ke Korea, serta mengadakan acara – acara besar untuk promosi pariwisata Korea. Selama 2025 juga terdapat banyak faktor yang memengaruhi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea, baik dari kampanye KTO di Indonesia maupun kebijakan dari institusi pemerintah lainnya yang mempermudah perjalanan wisatawan Indonesia ke Korea. Diantaranya adalah penerbangan transit baru dari berbagai maskapai internasional, pembebasan biaya elektronik grup visa ke Korea selama 2025, konser K-pop besar yang berlangsung di Korea, serta banyaknya pihak dari dunia pariwisata yang telah terlibat mempromosikan Korea sebagai salah satu destinasi wisata popular di Indonesia. Pada tahun 2026, beberapa hasil survei di Indonesia menyatakan bahwa pola perjalanan wisatawan Indonesia kini lebih stabil dan Korea selalu menjadi salah satu destinasi favorit, kebijakan pembebasan biaya elektronik grup visa yang diperpanjang hingga Juni 2026, serta berbagai projek kampanye kerjasama KTO dengan berbagai pihak menjadi faktor penting terus meningkatnya kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea di 2026.” Ujar Direktur Korea Tourism Organization Jakarta Office, Kim Jisun. Pada tahun 2026, KTO Jakarta tetap melakukan berbagai inovasi kampanye untuk mempromosikan pariwisata Korea dengan tema – tema tertentu. Wisata tematik, seperti wisata muslim, wisata keluarga, wisata olahraga, wisata medis dan pembugaran maupun MICE. Selain itu, KTO Jakarta juga akan berkolaborasi dengan brand – brand terkenal Indonesia dan lebih banyak melakukan ekspansi ke berbagai kota di seluruh Indonesia untuk melakukan promosi, terutama di kota – kota besar yang memiliki minat tinggi berlibur ke luar negeri. KTO pada tahun 2026 masih mengedepankan kampanye 2025 – 2026 100 Must-Visit Tourist Spots of Korea yang berisi 100 destinasi wisata yang paling ikonik di seluruh penjuru Korea untuk wisatawan mancanegara. Beberapa destinasi ikonik yang masuk dalam 100 Must Visit Tourist Spot dan perlu dieksplor lebih lanjut oleh wisatawan Indonesia adalah Seongsu-dong Street, Cheongwadae Complex, Imjingak Resort, Songdo Central Park, Gwangmyeong Cave, Museum SAN, Mancheonha Skywalk, Beopjusa Temple, Daecheon Beach, Space Walk, Kkotji Beach, Oseong Hanok Village, DPIRANG, National Asian Culture Center, dan OSIRIA Tourist Complex. Melalui program promosi yang dilakukan KTO pada tahun 2026, KTO Jakarta menargetkan sekitar 425 ribu wisatawan Indonesia akan mengunjungi Korea. Informasi tentang wisata Korea akan selalu diperbaharui dan dapat dicek di akun instagram @ktoid dan website https://english.visitkorea.or.kr/svc/br/JKToffice. Silakan kunjungi akun media sosial dan website KTO Jakarta untuk informasi lebih lanjut. Referensi: • https://datalab.visitkorea.or.kr/datalab/portal/nat/getForTourForm.do (KTO Data Lab) • https://english.visitkorea.or.kr/svc/contents/contentsView.do?vcontsId=145437 (Visit Korea) • https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/93688/tiket-com-ungkap-arah-baruperjalanan-wisata-2026 (Bloombergtechnoz, Januari 2026) • https://id.mofa.go.kr/id-id/brd/m_2710/view.do?seq=748863&page=1 (Kedutaan Besar Republik Korea untuk Republik Indonesia, Januari 2026)
Perjalanan seringkali berarti jadwal yang padat dan berjam-jam berdiri sehingga bisa sangat melelahkan. Jika kamu mengunjungi Korea di musim semi, ketika suhu berfluktuasi secara drastis dari siang ke malam, luangkan satu hari untuk bersantai dan mengisi ulang energi. Nikmati hidangan organik musiman yang membuat kamu merasa ringan dan kembali segar, cobalah minuman herbal tradisional yang dipercaya dapat meningkatkan vitalitas, dan akhiri hari dengan berbelanja dan pengalaman kesehatan yang sesuai suasana hati dan tingkat energi kamu. [✔️Trip dalam Sekilas] | A Flower Blossom on the Rice: Santap Sehat di Restoran MICHELIN Green Star Vegan Course ⓒ A Flower Blossom on the Rice A Flower Blossom on the Rice, a hanok-style restaurant ⓒ A Flower Blossom on the Rice / Singature Bojagi Bibimbap ⓒ A Flower Blossom on the Rice A Flower Blossom on the Rice adalah restoran Korea yang menyajikan makanan bergizi dari bahan-bahan yang ditanam menggunakan metode pertanian ramah lingkungan. Restoran ini telah diakui oleh MICHELIN Guide dengan Bib Gourmand selama delapan tahun berturut-turut dan MICHELIN Green Star selama lima tahun berturut-turut, yang mencerminkan kualitas dan harga yang masih terbilang wajar. Hidangan andalannya adalah Bojagi Bibimbap, campuran nasi merah dan sayuran bergizi, seperti wortel, zucchini, dan sayuran hijau berbumbu, semuanya dibungkus rapi dalam crepes telur tipis. Menu juga mencakup berbagai pilihan hidangan untuk memenuhi selera yang berbeda, mulai dari daging sapi panggang dan daging babi bebas antibiotik hingga hidangan vegan, menawarkan pengenalan yang lezat terhadap beragam bahan makanan Korea. Setiap April, restoran ini menyajikan hidangan musim semi spesial yang dibuat dengan hasil panen musiman, menjadikannya waktu yang sangat tepat untuk berkunjung. [A Flower Blossom on the Rice] Alamat: 3-6 Insadong 16-gil, Jongno-gu, Seoul Jam operasional: 11:30-21:00 (Waktu Istirahat: 15:00-17:30) *Tutup pada hari Seollal (Tahun Baru Imlek) dan Chuseok (Hari Thanksgiving Korea) Situs web: goodbabstory.imweb.me | OLIVE BETTER Cabang Gwanghwamun: Kurasi Kesehatan untuk Kehidupan Modern OLIVE BETTER A selection of ALL THE BETTER products / Tea Bar with complimentary tastings OLIVE BETTER adalah toko konsep yang berfokus pada kesehatan dan kebugaran, yang diciptakan oleh OLIVE YOUNG, peritel kecantikan dan kesehatan terkemuka di Korea. Menyebar di dua lantai, toko ini menawarkan sekitar 3.000 produk yang dikelompokkan ke dalam enam tema kesehatan: Eat Well, Nourish Well, Fit Well, Relax Well, Glow Well, dan Care Well. Di lantai pertama, terdapat pilihan makanan tinggi protein dan suplemen kesehatan praktis yang mudah dikonsumsi di tengah kesibukan sehari-hari. Produk yang direkomendasikan termasuk protein shake khas dan suplemen stik dari merek internal mereka, ALL THE BETTER, yang tersedia dalam kemasan sekali pakai yang praktis—sempurna untuk dicicipi selama kunjungan sebelum membeli ukuran yang lebih besar. Lantai kedua berfokus pada istirahat dan pemulihan, dengan produk untuk inner beauty, pelangsingan, dan peningkatan kualitas tidur. Terdapat juga Tea Bar yang menyediakan berbagai jenis teh untuk dicicipi setiap bulannya. [OLIVE BETTER Cabang Gwanghwamun] Alamat: 1F–2F, 17 Jong-ro 3-gil, Jongno-gu, Seoul Jam operasional: Senin–Jumat 08:00-22:30 / Akhir pekan & hari libur nasional 10:00-22:30 Pertanyaan: +82-1577-4887 | OPTIMA WELLNESS MUSEUM Cabang Jonggak: Tempat Bertemunya Farmasi dan Smart Wellness OPTIMA WELLNESS MUSEUM A wide range of medicines / Smart health check-up devices OPTIMA WELLNESS MUSEUM (OWM) adalah ruang perawatan kesehatan seluas 264 meter persegi yang dirancang agar terasa seperti museum. Menawarkan sekitar 2.500 obat-obatan dan produk kesehatan, termasuk rangkaian kosmetik yang berfokus pada kesehatan kulit. Rak-rak diatur berdasarkan gejala dan bahan, informasi produk tersedia dalam tiga bahasa, sehingga pengunjung internasional dapat dengan mudah menemukan yang mereka butuhkan. Jika butuh bantuan dalam memilih suplemen yang tepat, kamu dapat menggunakan layanan konsultasi. Setelah perangkat pintar menilai kondisi kulit, tingkat stres, komposisi tubuh, dan indikator kesehatan lainnya, apoteker akan merekomendasikan suplemen yang sesuai kebutuhanmu. Tersedia juga layanan yang memilah suplemen kamu ke dalam kemasan harian sehingga praktis untuk dibawa saat bepergian. [OPTIMA WELLNESS MUSEUM Cabang Jonggak] Alamat: Gedung Yeongpung. B2, 41 Cheonggyecheon-ro, Jongno-gu, Seoul Jam operasional: 10:00-21:30 Pertanyaan: +82-507-1356-2962 Situs web: owmpharm.com Pemeriksaan kesehatan self-service dan kemasan suplemen khusus tersedia melalui reservasi. | Coffee Hanyakbang: Istirahat Sejenak di Tempat dengan Suasana Bersejarah Coffee Hanyakbang ⓒCoffee Hanyakbang Retro interior / Assorted desserts Coffee Hanyakbang adalah kafe roastery bergaya seperti toko obat herbal tradisional yang dipenuhi pesona retro. Sentuhan vintage seperti lemari mutiara, laci herbal, dan papan baduk menarik perhatian di seluruh ruangan. Kafe ini berdiri di lokasi bekas Hyeminseo, kantor medis negara dari dinasti Joseon. Hanya penanda batu yang tersisa saat ini, tetapi menikmati minuman herbal tradisional di sini tetap memberikan pengalaman yang unik dan menyegarkan. Minuman andalan termasuk Café Cinnamon, campuran kopi dan sujeonggwa (minuman kayu manis); dan ssanghwatang, tonik herbal yang diseduh dengan 11 bahan obat. Di sini juga menyajikan kopi seduh tuang, teh bunga, dan teh daun untuk mengakomodasi beragam selera. [Coffee Hanyakbang] Alamat: 16-6 Samil-daero 12-gil, Jung-gu, Seoul Jam operasional: Senin-Jumat 10:00-22:00 / Sabtu 11:00-22:00 / Minggu 11:00-20:00 Pertanyaan: +82-70-4148-4242 Situs web: coffeehanyakbang.com ✅ TIPS: Tempat makan musiman untuk melengkapi perjalanan K-Wellness kamu [Desa Kuliner Tradisional Yongmunsan, Yangpyeong] Terletak di kaki Gunung Yongmunsan di Yangpyeong, jalanan di sini terkenal dengan sayuran liar unggulan daerah tersebut, yang dulunya hanya diperuntukkan bagi raja-raja Joseon. Pengunjung dapat menikmati hidangan Korea yang sehat seperti bibimbap sayuran liar, deodeok panggang, dan nasi dengan daun pembungkus. Setiap April, Festival Tanaman Liar Yongmunsan di dekat sini selalu menarik pengunjung—dijadwalkan pada 24–26 April 2026. Alamat: 640 Yongmunsan-ro, Yongmun-myeon, Yangpyeong-gun, Gyeonggi-do [Desa Hanjae Minari, Cheongdo] Desa ini terkenal dengan minari (serai air), yang sejak lama dihargai karena khasiatnya dalam membersihkan tubuh. Biasanya ditanam di air batuan dasar bawah tanah yang bersih dan memiliki ciri khas batang yang lembut dan aroma yang kuat. Sangat cocok dipadukan dengan perut babi panggang atau irisan daging babi rebus. Alamat: Hanjae-ro, Cheongdo-eup, Cheongdo-gun, Gyeongsangbuk-do [Kawasan Kuliner Hwaeom Nature Table | Gurye, Jeollanam-do] Terletak tepat di luar pintu masuk Kuil Hwaeomsa, kawasan kuliner ini terkenal dengan hidangan yang terbuat dari sayuran liar dari lingkungan alam bebas polusi di Gunung Jirisan. Hidangan andalannya meliputi set menu hidangan sayuran liar yang terbuat dari pakis, deodeok, dan daun aster, serta hot pot jamur. Alamat: 381 Hwaeomsa-ro, Masan-myeon, Gurye-gun, Jeollanam-do FAQ K-Wellness Trip T: Bisakah pengunjung internasional mendapatkan konsultasi di OPTIMA WELLNESS MUSEUM? J: Ya. OPTIMA WELLNESS MUSEUM menawarkan panduan personal untuk pengunjung internasional. Staf yang berbicara tiga bahasa siap membantu, dan konsultasi one-on-one membantu pengunjung menemukan produk yang sesuai masalah dan kebutuhan kulit mereka. T: Bisakah saya mendapatkan pengembalian pajak di OLIVE BETTER (OLIVE YOUNG) dan OPTIMA WELLNESS MUSEUM? J: Ya. Kedua toko menawarkan pengembalian pajak langsung untuk pengunjung internasional. Jika kamu berbelanja 15.000 won atau lebih, cukup tunjukkan paspor saat pembayaran untuk membayar harga bebas pajak di tempat. T: Adakah hal yang perlu diingat saat mengonsumsi sayuran musiman di Korea? J: Ya. Beberapa bahan yang umum dikonsumsi di Korea—seperti dureup (tunas fatsia), daraesun (daun kiwi muda yang keras), dan gosari (pakis)—perlu direbus sebentar atau direbus sebelum dimakan. Di restoran, makanan-makanan ini sudah disiapkan dengan benar, jadi tidak perlu khawatir. Artikel asli oleh by Kim Hyeon-seock / Diterjemahkan oleh KTO Foto oleh Kim Hyeon-seock, A Flower Blossom on the Rice, Optima Wellness Museum, Coffee Hanyakbang, ClipartKorea 1330 Korea Travel Helpline : +82-2-1330 1330 Text Chat : https://m.site.naver.com/1rEid (tersedia dalam 8 bahasa) *Kolom ini terakhir diperbarui pada Maret 2026, oleh karena itu informasinya mungkin berbeda dari yang disajikan di sini. Kami menyarankan Anda untuk memeriksa pembaruan sebelum berkunjung. Lihat sumber artikel di sini
Setiap tahun di bulan April dan Mei, Korea bersinar dengan Yeon Deung Hoe, Lotus Lantern Festival, untuk merayakan Hari Lahir Buddha, yang jatuh pada hari ke-delapan bulan ke-empat kalender lunar, 24 Mei 2026. Berawal lebih dari 1.200 tahun yang lalu dari periode Silla, Yeon Deung Hoe kini menjadi salah satu festival budaya Korea yang paling dirayakan dan terdaftar dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO. Baca terus untuk mengetahui jadwal tahun ini di Seoul, Busan, Jeonju, dan Gyeongju, termasuk sorotan festival dan tempat-tempat terdekat yang dapat dikunjungi. [✔️Sekilas] Jadwal Yeon Deung Hoe 2026 1. Seoul Yeon Deung Hoe Lotus Lantern Festival in Seoul ⓒ Yeon Deung Hoe Preservation Committee 1) Apa yang membuat Seoul Yeon Deung Hoe istimewa? Seoul Yeon Deung Hoe atau Seoul Lotus Lantern Festival adalah perayaan lentera teratai terbesar di Korea, yang menarik sekitar 300.000 pengunjung setiap tahunnya. Pada 2026, perayaan dimulai pada Jumat, 8 Mei, ketika lentera tradisional dan lentera upacara besar menerangi Jogyesa Temple, Bongeunsa Temple, dan Cheonggyecheon Stream. Pada Minggu, 17 Mei, jalan di depan Kuil Jogyesa akan dipenuhi kegiatan interaktif, termasuk pembuatan bunga kertas dan lukisan pola tradisional, serta pertunjukan meriah pungmulnori dan musik tradisional Korea. 2) Hal-hal yang menjadi Sorotan di Seoul Yeon Deung Hoe Puncak acara Seoul Yeon Deung Hoe adalah Pawai Lentera Teratai, yang diadakan pada Sabtu, 16 Mei. Pawai ini membentang sekitar 3 kilometer, dimulai dari Heunginjimun Gate, melewati Jongno, dan berakhir di Kuil Jogyesa. Lebih dari 100.000 lentera menerangi prosesi, diiringi oleh kelompok perkusi samulnori, kelompok tari, dan marching band chwita yang menghidupkan jalanan. Setelah pawai, perayaan berlanjut dengan Daedong Hanmadang, sebuah acara penutup yang meriah di mana semua orang dapat ikut serta. 3) Tempat-tempat yang bisa dikunjungi di dekat Seoul Yeon Deung Hoe Terletak di Jongno 5-ga, Gwangjang Market adalah salah satu pasar tradisional paling ikonik di Seoul dan tempat yang tepat untuk menikmati makanan Korea favorit dengan harga terjangkau, seperti yukhoe (tartar daging sapi), bindaetteok (panekuk kacang hijau), dan tteokbokki. Untuk sisi kota yang berbeda, kunjungi Ikseon-dong Hanok Street. Di sini kamu akan menemukan kafe dan restoran di bangunan hanok yang telah direnovasi. Rasakan sensasi perpaduan menawan antara Seoul lama dan baru. [Seoul Yeon Deung Hoe] Periode: 8-25 Mei 2026 Lokasi: 55 Ujeongguk-ro, Jongno-gu, Seoul (Kuil Jogyesa dan area Jongno, bervariasi berdasarkan acara) Pertanyaan: +82-2-2011-1744~7 Situs web: www.llf.or.kr (tersedia dalam 6 bahasa) Silakan ke Yeon Deung Hoe Registration Form 2. Busan Yeon Deung Hoe Busan Lotus Lantern Festival ⓒ Busan Buddhism Association 1) Apa yang membuat Busan Yeon Deung Hoe istimewa? Busan Yeon Deung Hoe (Busan Lotus Lantern Festival) menghadirkan berbagai pengalaman budaya ke jantung kota. Mulai Jumat, 1 Mei, Lapangan Songsanghyeon akan diterangi lentera tradisional dan lentera bergambar bersama program lentera harapan di mana pengunjung dapat menuliskan harapan mereka untuk tahun ini. Festival ini juga menampilkan ritual dan adat istiadat Buddha Korea tradisional, termasuk Upacara Berbagi Neutitteok, di mana kue beras dipersembahkan kepada Buddha dan kemudian dibagikan kepada orang lain dengan harapan menjalin hubungan baik. Upacara peringatan juga akan diadakan untuk menghormati mereka yang telah mengabdikan hidup untuk negara. 2) Hal-hal yang menjadi Sorotan di Busan Yeon Deung Hoe Puncak acara Busan Yeon Deung Hoe adalah Pawai Lentera Teratai, yang diadakan pada Sabtu, 16 Mei, di Dasom Square yang ada di Busan Citizens Park. Acara dibuka dengan Eoullim Hanmadang, perpaduan meriah dari berbagai genre pertunjukan, sebelum pawai dimulai saat matahari terbenam. Kelompok-kelompok pawai yang membawa lentera teratai kemudian berjalan menyusuri rute sepanjang 2,2 kilometer dari Busan Citizens Park ke Lapangan Songsanghyeon, diiringi oleh lentera upacara besar yang berbentuk Buddha, burung phoenix, dan gajah. 3) Tempat-tempat yang bisa dikunjungi di dekat Busan Yeon Deung Hoe Jeonpo Café Street adalah salah satu tempat paling trendi di Seomyeon yang dipenuhi kafe-kafe penuh gaya dan toko-toko kreatif. Tempat ini pernah ditampilkan dalam daftar "52 Tempat yang Wajib Dikunjungi pada 2017" versi The New York Times. Samgwangsa Temple juga layak dikunjungi selama musim liburan, terutama setelah matahari terbenam, ketika ribuan lampion menerangi halaman kuil. Pertunjukan lampionnya begitu berkesan sehingga CNN menobatkannya sebagai salah satu dari "50 tempat indah yang wajib dikunjungi di Korea". [Busan Yeon Deung Hoe] Periode: 1-17 Mei 2026 Lokasi: 121-1, Dongseong-ro 112beon-gil, Busanjin-gu, Busan (Songsanghyeon Square dan area Busan Citizens Park) Pertanyaan: +82-51-867-0501~3 Situs web: www.bba48.or.kr (hanya bahasa Korea) 3. Jeonju Live Your Dreams with Lantern Festival 1) Apa yang membuat Jeonju Live Your Dreams with Lantern Festival istimewa? Festival Yeon Deung Hoe yang diadakan di Jeonju berlangsung dengan nama “Jeonju Live Your Dreams with Lantern Festival”. Festival ini dimulai lebih awal daripada festival lampion lainnya, dengan sekitar 4.000 lampion lotus dan 1.800 lampion segi delapan menghiasi jalanan mulai Minggu, 25 April. Pada Sabtu, 16 Mei, Jeolla Gamyeong menyelenggarakan berbagai acara yang terbuka untuk umum. Salah satu acara unggulan dan jadi favorit pengunjung adalah Youth Music Festival yang diadakan tahunan, serta program praktik tradisional di Traditional Culture Plaza, mulai dari membuat lampion lotus hanji (kertas tradisional Korea) dan bunga kertas, hingga membuat kue beras sorgum dan kacang merah. 2) Hal-hal yang menjadi Sorotan di Jeonju Live Your Dreams with Lantern Festival Sorotan utama Live Your Dreams with Lantern Festival adalah Pawai Lentera Teratai, yang diadakan pada Sabtu, 16 Mei. Dimulai dari Jeolla Gamyeong, pawai melewati Pungnammun Gate, Gyeonggijeon Shrine, dan Paviliun Omokdae sebelum kembali ke Jeolla Gamyeong. Pemandangan Desa Hanok Jeonju yang diterangi lentera adalah sesuatu yang hanya dapat kamu alami di sini. Pengunjung juga dapat bergabung dalam pawai dengan membawa lentera teratai LED yang dibagikan di lokasi. 3) Tempat-tempat yang bisa dikunjungi di dekat Jeonju Yeon Deung Hoe “Live Your Dreams with Lantern Festival” Jeonju Hanok Village, tempat festival berlangsung, penuh dengan hal-hal yang bisa dilihat dan dilakukan. Pengunjung dapat mengenakan hanbok untuk berfoto di Kuil Gyeonggijeon dan Jeondong Catholic Cathedral atau mencoba kegiatan tradisional, seperti kerajinan hanji dan ukiran stempel buatan tangan. Bagi para pencinta film, Jeonju Movie Street—pusat dari Festival Film Internasional Jeonju tahunan—juga layak dikunjungi. [Jeonju Live Your Dreams with Lantern Festival] Periode: 25 April – 24 Mei 2026 Lokasi: 55, Jeollagamyeong-ro, Wansan-gu, Jeonju-si, Jeonbuk-do (Jeolla Gamyeong) Pertanyaan: +82-63-224-4447 Situs web: liveyourdreams.kr (hanya bahasa Korea) 4. Gyeongju Hyeongsangang Lotus Lantern Festival Gyeongju Hyeongsangang Lotus Lantern Festival ⓒ Dongguk University WISE Campus 1) Apa yang membuat Gyeongju Hyeongsangang Lotus Lantern Festival istimewa? Yeon Deung Hoe yang diadakan di Gyeongju disebut Hyeongsangang Lotus Lantern Festival dan meneruskan salah satu bentuk Yeon Deung Hoe tertua, sebuah tradisi yang dimulai sekitar 1.200 tahun yang lalu. Mulai Kamis, 14 Mei, Geumjangdae Peak dan area Sungai Hyeongsangang akan bersinar dengan sekitar 10.000 lentera teratai, lentera upacara besar, dan tempat foto LED. Festival dibuka dengan pertunjukan penyalaan lentera dan pertunjukan kembang api, diikuti oleh program-program, seperti pembuatan lentera teratai dan plogging lentera teratai, di mana pengunjung dapat merasakan semangat welas asih Buddha dalam tindakan. 2) Hal-hal yang menjadi Sorotan di Gyeongju Hyeongsangang Lotus Lantern Festival Momen paling berkesan dari festival ini, Pawai Lentera Teratai, diadakan pada Kamis malam, 14 Mei. Setelah Hutan Lentera di dekat Geumjangdae Peak, yang dihiasi sekitar 5.000 lentera teratai, menyala, penduduk setempat berangkat dari Geumjangdae membawa lentera buatan mereka. Prosesi kemudian berlanjut melalui pusat kota Gyeongju menuju Makam Bonghwangdae. Jejak panjang lentera yang terpantul di perairan tenang Sungai Hyeongsangang menciptakan pemandangan menakjubkan. 3) Tempat-tempat yang bisa dikunjungi di dekat Gyeongju Hyeongsangang Lotus Lantern Festival Untuk membawa kemeriahan festival lampion hingga malam hari, kunjungi Donggung Palace and Wolji Pond. Dengan lokasi istana, kolam yang tenang, dan pencahayaan yang lembut, tempat ini menawarkan salah satu pemandangan malam terindah di Korea. Hwangnidan Street dengan kafe-kafe beratmosfer khas dan toko-toko butiknya, serta Daereungwon Ancient Tomb Complex yang megah juga sangat layak dikunjungi. [Gyeongju Hyeongsangang Lotus Lantern Festival] Periode: 14-31 Mei 2026 Lokasi: San 38-8, Seokjang-dong, Gyeongju-si, Gyeongsangbuk-do ( Geumjangdae Peak dan kawasan Sungai Hyeongsangang) Pertanyaan: +82-54-770-2114 (Kampus WISE Universitas Dongguk) ✅ TIPS. Pariwisata Buddha Korea Menjadi Sorotan Global: Templestay Untuk menyelami lebih dalam budaya Buddha Korea, ikuti Templestay program. Kamu dapat merasakan kehidupan sehari-hari di kuil Buddha, berbagi ritme kehidupan biara, dan menikmati sehatnya menu temple cuisine, sambil menemukan kedamaian melalui ajaran Buddha. Di bulan Mei, pengunjung internasional juga dapat menikmati “Double Happiness Templestay”, program diskon khusus untuk peserta asing. [Double Happiness Templestay] Periode: 1-31 Mei 2026 Lokasi: 35 kuil menawarkan program Templestay Biaya: 15.000 won untuk program satu hari; 30.000 won untuk program dua hari satu malam Pertanyaan: +82-2-2031-2000 Situs web: www.templestay.com FAQ: Hal-hal yang perlu diketahui sebelum menghadiri Lotus Lantern Festival Q. Apakah Lotus Lantern Festival gratis? A. Ya. Lotus Lantern Festival dan Parade Lentera Teratai di Seoul, Busan, Jeonju, dan Gyeongju gratis untuk semua orang. Beberapa aktivitas interaktif mungkin dikenakan biaya terpisah. Q. Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Lotus Lantern Festival? A. Lentera sangat indah dilihat baik siang maupun malam, tapi parade biasanya dimulai sekitar matahari terbenam. Rencanakan untuk tiba sekitar pukul 18.00-19.00. Q. Bisakah wisatawan asing bergabung dengan Parade Lentera Teratai? A. Tergantung festival nya. Untuk Seoul Yeon Deung Hoe, perlu pendaftaran terlebih dahulu. Di Jeonju Live Your Dreams with Lantern Festival, pengunjung dapat berpartisipasi pada hari itu dengan mengambil lentera di lokasi festival. Partisipasi terbatas untuk masyarakat umum di Busan Lotus Lantern Festival dan Gyeongju Hyeongsangang Lotus Lantern Festival. Q. Ada tips untuk mengunjungi Lotus Lantern Festival? A. Beberapa jalan mungkin ditutup selama acara, jadi sebaiknya gunakan transportasi umum dan jelajahi area tersebut dengan berjalan kaki. * Artikel asli oleh Kim Hyeon-seock / Diterjemahkan oleh KTO * Foto oleh Komite Pelestarian Yeondeunghoe, Asosiasi Buddhisme Busan, Asosiasi Pelestarian Budaya Buddha, Kampus WISE Universitas Dongguk, dan ClipartKorea 1330 Korea Travel Helpline: +82-2-1330 1330 Text Chat: https://m.site.naver.com/1rEid (tersedia dalam 8 bahasa) *Kolom ini terakhir diperbarui pada April 2026, oleh karena itu informasinya mungkin berbeda dari yang disajikan di sini. Kami menyarankan Anda untuk memeriksa pembaruan sebelum berkunjung. Lihat sumber artikel di sini
Kategori Restoran Ramah Muslim Korea Tourism Organization telah mengkategorikan Restoran yang Muslim-Friendly semenjak 2016 untuk membantu para turis muslim sehubungan dengan makanan. Ada 4 kategori restoran dalam Standar KTO yang masuk dalam kelompok Halal Restoran berikut: DAFTAR RESTORAN RAMAH MUSLIM No Kategori Sertifikasi Jenis Masakan Restoran Foto Alamat Kontak Menu Utama Fasilitas Atraksi Wisata Sekitar 1 Halal Certified Timur Tengah ASALAM (아살람) 7, Jungang-ro 2-gil, Jeju-si, Jeju-do (제주특별자치도 제주시 중앙로2길 7 ) 064-751-1225 Teh Arab, Nasi Mandi Kambing, Kambing Haneeth Parkir, Musholla Gwandeokjeong Pavillion, Yongduam, Samseonghyeol 2 Halal Certified Asia Asian Family Restaurant Dongmoon (아시안 패밀리 레스토랑 동문) 1, Namiseom-gil, Namsan-myeon, Chuncheon-si, Gangwon-do(강원 춘천시 남산면 남이섬길 1) 031-580-8099 Beef Jjajangmyeon, Nasi Bulgogi, Bibimbap Gurita, Nasi Goreng Kimchi Parkir, Musholla Nami Island, Jade Garden, Gapyeong Rail Park 3 Halal Certified Asia Dongmoon Express (동문 익스프레스 - 홍천 비발디파크) 2F, 262, Hanchigol-gil, Seo-myeon, Hongcheon-gu, Gangwon-do(강원 홍천군 서면 한치골길 262 2층) 031-581-8097 Kebab Nasi Goreng Udang dan Nasi Kotak Bulgogi Parkir, Musholla Vivaldi Park, Namnoil Riverside Amusement Park 4 Halal Certified Korea Eid(이드) 67, Usadan-ro 10-gil, Yongsan-gu, Seoul (서울 용산구 우사단로10길 67) 070-8889-8210 Sup Ayam Gunseng, Bulgogi Daging, Semur Ayam - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 5 Halal Certified Turki Kervan-Famille Station Branch (케르반 파미에스테이션점) 2F, FP216, 205, Sapyeong-daero, Seocho-gu, Seoul(서울시 서초구 사평대로 205 2층 FP216) 02-6282-4767 Mix Kebab Shish, Mix Pide Parkir, Musholla Some Sevit, Gangnam Station Underground Shopping Center 6 Halal Certified Turki Kervan Bakery&Café (케르반베이커리&카페) 1F, 204, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울시 용산구 이태원로 204 1층) 02-790-5585 Baklava, Turkish Cookies - Itaewon, War Memorial of Korea, Samsung Museum of Art Leeum 7 Halal Certified Turki Kervan Turkish (Itaewon Branch) (케르반레스토랑 이태원점) 190, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울 용산구 이태원로 190) 02-790-5585 Chicken Shish Kebab, Lamb Shish Kebab, Mix Shish Kebab, Truffle Cheese Steak - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 8 Halal Certified Turki Kervan Turkish Restaurant - COEX Mall Branch (케르반레스토랑 코엑스점) 513, Yeongdong-daero, Gangnam-gu, Seoul (서울 강남구 영동대로 513 ) 02-556-4767 Lokman Shish Kebab, Mixed Steak Kebab, Nurdagi Salad Parkir & Musholla di COEX Mall Bongeunsa Temple, COEX, Seonjeongneung Royal Tombs 9 Halal Certified Turki Mr.Kebab (미스터케밥) 192, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울 용산구 이태원로 192) 070-7758-1997 Turkish Kebab Lamb, Pilaf Kebab - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 10 Halal Certified Korea starcatering (스타케이터링 ) 28, Noksapyeong-daero 46-gil, Yongsan-gu, Seoul (서울 용산구 녹사평대로46길 28) 02-2115-2777 Nasi Bulgogi, Burger Ayam - Seonyudo Park, Yeouido National Assembly Building, water taxi at Dangsan Station, Saetgang 11 Halal Certified Turki Sultan Kebab (술탄케밥) 126, Bogwang-ro, Yongsan-gu, Seoul(서울 용산구 보광로 126) 02-749-3890 Cheese Pide, Pilaf Kebab, Turkish Kebab Mix, Cheese Pide - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 12 Self Certified Timur Tengah Ahmed’s Asian Cuisine (아멛 아시안 퀴진 ) 639, Baekje-daero, Deokjin-gu, Jeonju-si, Jeollabuk-do (전북 전주시 덕진구 백제대로 639 (금암동 1589-1)) 063-902-0102 Curry in Naan Set Parkir Jeonju Hanok Village, Jeonju Zoo 13 Self Certified Turki Aladdin Kebab(알라딘케밥) 1F, 187, Neungheodae-ro, Yeonsu-gu, Incheon(인천광역시 연수구 능허대로 187, 1층) 032-832-6003 Assorted grill, Arabian Kebab, Chicken Curry Parkir Songdo Central Park, Incheon Metropolitan City Museum 14 Self Certified Timur Tengah CAIRO BBQ (카이로바베큐) 45, Usadan-ro 10-gil, Yongsan-gu, Seoul (서울시 용산구 우사단로10길 45) 070-4110-0087 Nasi Bebek, Koshary Mesir, Molokhia Daging - Itaewon Usadan-gil, Itaewon Shopping Street, War Memorial of Korea 15 Self Certified Turki Cappadocia (카파도키아) 123-9, Geumdan-ro, Geumjeong-gu, Busan (부산 금정구 금단로 123-9) 051-515-5981 Kebab Ayam, Kebab Shish Parkir, Musholla Beomeosa Temple 16 Self Certified Timur Tengah Dubai(두바이) 192, Itaewon-ro, Yongsan-gu, Seoul (서울특별시 용산구 이태원로 192) 02-798-9277 Dubai Mix Grilled, Nasi Ayam Mandi, Mazza Falafel - War Memorial of Korea, Itaewon Street 17 Self Certified India Foreign Restaurant(포렌 레스토랑) 42, Usadan-ro, Yongsan-gu, Seoul (서울 용산구 우사단로 42) 02-794-9292 Kare Sayur, Kare Ayam, Tandoori Ayam - National Museum of Korea, Itaewon Shopping Street 18 Self Certified Timur Tengah Hibiscuss (파티나라하이비스) 2F, 102, Tongil-ro, Jung-gu, Seoul(서울특별시 중구 통일로 102, 2층) 02-577-3434 Paket Ayam Biryani, Kabsa Lab Parkir Musical Fanta-Stick Seoul, Deoksugung, Seoul Museum of History 19 Self Certified Malaysia ITAEWON KITCHEN (이태원 키친) 2F, 34, Usadan-ro, Yongsan-gu, Seoul (서울시 용산구 우사단로 34 2층) 02-3785-2468 Nasi Goreng Ayam, Nasi Kambing, Kebab Kobideh - Itaewon Usadan-gil, Itaewon Street, War Memorial of Korea 20 Self Certified Malaysia KB RESTAURANT & HALAL FOOD (케이비레스토랑할랄푸드) 1B, 42, Jogang-ro, Tongjin-eup, Gimpo-si, Gyeonggi-do(경기 김포시 통진읍 조강로 42 지하1층) 031-981-3293 Naan, Kare Daging, Acar Sayuran Parkir Gimpo Sculpture Park, Gimpo Tea Etiquette Museum Deokpojin, Ganghwa Island
Panduan untuk wisatawan muslim dalam berwisata di Korea. Gunakan pictogram di halaman ini jika mengalami hambatan saat berkomunikasi dengan penduduk lokal di Korea. Temukan juga berbagai informasi mengenai perkembangan lingkungan ramah muslim di Korea berikut di bawah ini.
Kunjungan warga negara Indonesia ke Korea Selatan mengalami peningkatan setiap tahun, seiring dengan Gelombang Hallyu (Korean Wave) yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2018, Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia telah menerbitkan 157.924 visa (meningkat 15% setiap tahun). Sehingga Kementerian Luar Negeri Republik Korea, Kementerian Hukum Republik Korea dan Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia membuka Korea Visa Application Center (KVAC) untuk mempermudah proses pengajuan visa bagi warga negara Indonesia yang ingin mengunjungi Korea Selatan. KVAC mulai beroperasi menerima pengajuan visa Korea sejak tanggal 2 Mei 2019 dan berlokasi di Lotte Mall Jakarta, lantai 5 . Informasi lebih lanjut mengenai pengajuan visa dapat dilihat di website KVAC www.visaforkorea-in.com, sedangkan infomasi lengkap terkait jenis-jenis visa serta dokumen persyaratan visa Korea dapat dilihat pada website sites.google.com/view/koreanembassy2/home. KVAC juga memberikan informasi terbaru mengenai pengajuan visa Korea melalui Instagram www.instagram.com/kvac_id serta membuka layanan pelanggan melalui aplikasi pesan WhatsApp di nomor +62 811-1214-001 . Kehadiran KVAC merupakan bagian dari usaha Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia (tahun 2019, yaitu Duta Besar H.E Kim Changbeom) untuk meningkatkan sistem visa sehingga warga negara Indonesia dapat mengunjungi Korea Selatan secara lebih efektif lagi. Melalui peningkatan sistem visa ini diharapkan akan terjadi pertukaran manusia dan budaya dengan Indonesia yang lebih aktif yang mana Indonesia adalah negara kunci kebijakan menuju New Southern Policy. Sedangkan untuk infomasi-informasi terbaru terkait kebijakan visa Korea dapat diakses melalui website Kedutaan Republik Korea untuk Indonesia berikut overseas.mofa.go.kr/id-id/brd/m_2710/list.do (bagian Pengumuman Konsulat).
Iklim Korea tergolong ke dalam iklim benua jika dilihat dari temperatur dan angin yang bertiup dan curah hujan. Iklim Korea dibedakan menjadi empat jenis musim, yaitu: musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Selama kurun waktu musim gugur, iklim di Korea cukup hangat, cuaca pun cerah, langit berwarna biru, dengan dedaunan menakjubkan. Musim dingin sangat dingin dan kering, namun merupakan waktu tepat untuk berkunjung ke Korea bagi wisatawan yang tertarik dengan olahraga musim dingin, karena Korea memiliki banyak tempat untuk olahraga ski. Musim semi yang dimulai pada bulan April hingga Mei juga sangat indah dengan pohon bunga ceri ( cherry blossom ) bermekaran. Namun, musim ini tergolong musim padat pengunjung, sehingga turis perlu memesan terlebih dahulu untuk dapat memastikan akomodasi dan fasilitas wisata tersedia. Bulan-bulan musim panas sangatlah lembab, panas dan agak ramai, karena ketika musim hujan sudah tiba maka banyak kegiatan yang harus disesuaikan dengan fluktuasi hujan yang lebat. MUSIM SEMI Musim semi dimulai pada akhir bulan Maret hingga bulan Mei. Suhu sejuk dan cuaca cerah menjadikan musim semi sebagai musim paling ideal untuk berwisata. Pengunjung dapat menikmati deretan pohon bunga ceri ( cherry blossom ), hamparan bunga Forsythia , bunga Azaleas , bunga Magnolias , bunga Lilacs dan berbagai jenis bunga lainnya yang bermekaran pada puncak musim Semi. MUSIM PANAS Musim Panas dimulai pada bulan Juni hingga Agustus, dan puncak musim panas adalah bulan Agustus. Keringnya musim dingin dan musim semi seakan menghilang selama musim panas tiba karena suhu musim panas sangat tinggi dan lembab. Umumnya, antara akhir bulan Juni hingga pertengahan bulan Juli di Korea sudah masuk musim hujan, karena adanya pergantian musim. Selama musim hujan di Korea tidak ada terik panas, dan untuk beberapa minggu biasanya berawan disertai hujan lebat hingga tiga minggu. Frekuensi hujan disebut Jangma , dan angin topan secara langsung bisa mengakibatkan kerusakan pada tanaman. Pada musim panas, banyak terdapat buah-buahan di antaranya adalah buah Semangka, Melon, buah Persik, dan banyak sayuran. Selain itu, wilayah pegunungan tertutup oleh tanaman hijau. Untuk menghindari teriknya panas matahari, orang Korea biasanya pergi mendaki gunung, pergi ke pesisir pantai, atau ke daerah lembah untuk menikmati waktu liburan musim Panas. MUSIM GUGUR Musim Gugur di Korea dimulai pada bulan September hingga bulan November. Udara di musim gugur dingin dan kering, disertai langit biru dengan sedikit awan. Orang Korea menyebut musim gugur dengan sebutan Cheon-go-mabi . Panasnya musim panas sepertinya masih bersisa di bulan September. Udaranya panas pada waktu siang, tetapi udara di pagi hari dan sore dingin. Pada bulan Oktober, terdapat sedikit curah hujan dan tingkat kelembaban di udara pun menurun, sehingga cuacanya sedikit kering. Di akhir musim panas hingga awal musim gugur, angin topan muncul dari arah Pasifik Selatan. Musim gugur merupakan musim indah dengan dedaunan berjatuhan. Dedaunan pohon Maidenhair dan pohon Maple berubah warna menjadi kuning keemasan dan merah di seluruh Korea. Selama musim gugur, masyarakat Korea senang pergi mendaki gunung untuk menikmati pemandangan indah dari dedaunan musim gugur. Warna gradasi pepohonan dan dedaunan yang berjatuhan di musim gugur mengundang banyak pengunjung baik domestik dan internasional. Musim gugur juga dikenal sebagai musim panen melimpah, di antaranya panen padi, ubi, buah apel, buah persik, dan buah Jujube. Istilah Cheongomabi berarti “langit tinggi dan kuda gemuk’, menggambarkan musim gugur. Pada musim ini, langit sangat biru, jernih dan bersih, sehingga sangat bagus untuk pergi tamasya, ditambah dengan musim panen berlimpah membuat pilihan kuliner beragam. MUSIM DINGIN Musim Dingin di Korea dimulai antara bulan Desember hingga Februari, dengan suhu terdingin pada sekitar bulan Januari mencapai minus 5 hingga 10 derajat Celcius. Di musim dingin, hari-hari menjadi lebih pendek, sinar matahari muncul lambat dan matahari tenggelam lebih awal. Biasanya terdapat siklus tiga hari dingin yang diikuti dengan empat hari hangat, disebut dengan istilah Samhansaon . Daerah pegunungan di provinsi Gangwon-do turun hujan salju sejak awal musim dingin, dengan suhu dingin dan kering karena angin berhembus dari Siberia. Antara bulan Desember hingga bulan Februari terdapat liburan hari-hari besar, yaitu: hari Natal, Tahun Baru Masehi, dan Tahun Baru Lunar. Sementara antara bulan Februari hingga awal bulan Maret adalah masa untuk wisuda dan awal masuk sekolah. Untuk daerah pedesaan, selama musim dingin lahan pertanian istirahat sejenak sampai tiba masa bercocok tanam di musim semi, selain itu beberapa jenis sayuran tumbuh dan dikembangkan di dalam rumah kaca. Antara bulan November hingga Desember biasanya dilakukan persiapan pembuatan Kimchi dengan skala besar yang bisa dikonsumsi sepanjang musim dingin. Proses persiapan Kimchi dengan skala besar ini disebut Gimjang .