Berita Utama

Jelajahi Pengalaman Hallyu di Hallyu Tourism Festival: A Heart Pounding Escape to Korea Selama 4 Hari

Instalasi Hallyu di Lotte Mall Jakarta yang Diselenggarakan oleh Korea Tourism Organization Jakarta, 12 Juli 2024 . Korea Tourism Organization, sebagai badan pariwisata Korea untuk melakukan promosi wisata Korea di seluruh dunia, menyelenggarakan acara Hallyu Tourism Festival: A Heart Pounding Escape to Korea di Main Atrium Lotte Mall Jakarta dari tanggal 11 – 14 Juli 2024. Acara ini menghadirkan berbagai Instalasi yang dibangun dalam konsep Hallyu dan memiliki arena yang beragam. Mulai dari arena K-Drama, K-Food, K-pop, dan K-Tourism. Instalasi K-Drama terdiri dari instalasi replika berupa tempat syuting drama Korea yang booming beberapa tahun belakang. Dimulai dari instalasi Taman Danau Cheongna yang menjadi latar belakang drama The Glory. Instalasi ini berupa papan Baduk yang memiliki meja, kursi kayu dan beberapa batu – batu bola gepeng berwarna putih dan hitam, tempat Yeo Jeong dan Do Yeong bermain Baduk. Instalasi kedua datang dari Pohon Hati yang ada di Resort Sono Calm Jeju yang menjadi latar belakang drama King the Land. Tempat Goo Won dan Sarang melakukan sesi poto fenomenal dari drama tersebut. Instalasi ini berupa pohon buatan yang berbetuk hati dan memungkinkan pengunjung untuk mengambil foto di bawah pohon buatan tersebut. Instalasi ketiga datang dari mobil camping yang menjadi latar belakang dari program reality show BTS In the Soop 2. Tempat Suga menulis lagu ketika anggota BTS yang lain bermain di luar mobil camping. Instalasi ini menghadirkan mobil camping sebagai latar belakang dinding poto dan tempat duduk merah yang bisa diduduki pengunjung untuk mengambil poto. Instalasi selanjutnya datang dari api unggun di sebuah pantai yang menjadi latar belakang drama Castaway Diva. Tempat Mokha melakukan sesi poto resmi untuk drama Castaway Diva. Instalasi ini berupa replika api unggun dan pohon kelapa serta latar belakang pantai. Instalasi lainnya yang berupa K-Drama adalah booth yang menampilkan cuplikan drama – drama booming terbaru di sebuah bioskop mini yang bisa disinggahi oleh pengunjung. Serta, hologram 3D yang menunjukkan pemeran utama drama – drama populer sehingga pengunjung dapat mengambil poto bersama hologram tersebut. Selain K-Drama Zone, K-Food Zone juga tersedia untuk para pengunjung yang mau mencicipi berbagai makanan Korea secara gratis dengan cara follow Instagram dan Youtube KTO. Mudah bukan? Berbagai makanan yang disediakan adalah makanan kesukaan dari Woo Young Woo di drama Extraordinary Attorney Woo, yaitu Kimbab dan Bibimguksu; serta makanan hits terbaru Korea lainnya, yaitu Roti Krim dan Minuman Pouch Korea. Terdapat juga instalasi K-Pop bagi pengunjung untuk menuliskan pesan atau harapan kepada idolanya melalui sticky notes dan ditempelkan di dinding instalasi K-pop. Bagi pengunjung yang penasaran dengan destinasi terbaru dan apa yang sedang dipromosikan oleh KTO dapat datang ke instalasi K-Tourism. KTO menyediakan buku destinasi Hallyu, buku panduan wisata Korea terbaru, dan brosur berisi berbagai festival yang diadakan sepanjang tahun 2024 di instalasi ini. Tidak hanya instalasi yang disediakan pada acara ini, tetapi juga acara panggung untuk memeriahkan acara ini. Acara panggung yang dapat diikuti dengan cara mendaftar adalah K-Dessert Workshop, yang dibagi menjadi 3 kelas yaitu K-Tart di hari jumat, K-Cake di hari sabtu dan K-Macaron di hari minggu. Selain itu, akan ada acara panggung K-Pop Dance Cover di hari jumat, penampilan Tiara Andini dengan hits – hits terbarunya di malam sabtu, dan Talkshow, Lucky Draw dan Sorijilleo Noraebang sebagai puncak acara di hari minggu. Tidak ada salahnya kan untuk menghabiskan akhir pekan ini di acara Hallyu Tourism Festival secara gratis? Acara Hallyu Tourism Festival ini berlangsung dari 11 – 14 Juli 2024. Detail acara instalasi Hallyu Tourism Festival akan selalui diperbaharui di akun instagram @ktoid dan website www.english.visitkorea.or.kr/svc/br/JKToffice

Empat Musim di Korea

Iklim Korea tergolong ke dalam iklim benua jika dilihat dari temperatur dan angin yang bertiup dan curah hujan. Iklim Korea dibedakan menjadi empat jenis musim, yaitu: musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Selama kurun waktu musim gugur, iklim di Korea cukup hangat, cuaca pun cerah, langit berwarna biru, dengan dedaunan menakjubkan. Musim dingin sangat dingin dan kering, namun merupakan waktu tepat untuk berkunjung ke Korea bagi wisatawan yang tertarik dengan olahraga musim dingin, karena Korea memiliki banyak tempat untuk olahraga ski. Musim semi yang dimulai pada bulan April hingga Mei juga sangat indah dengan pohon bunga ceri ( cherry blossom ) bermekaran. Namun, musim ini tergolong musim padat pengunjung, sehingga turis perlu memesan terlebih dahulu untuk dapat memastikan akomodasi dan fasilitas wisata tersedia. Bulan-bulan musim panas sangatlah lembab, panas dan agak ramai, karena ketika musim hujan sudah tiba maka banyak kegiatan yang harus disesuaikan dengan fluktuasi hujan yang lebat. MUSIM SEMI Musim semi dimulai pada akhir bulan Maret hingga bulan Mei. Suhu sejuk dan cuaca cerah menjadikan musim semi sebagai musim paling ideal untuk berwisata. Pengunjung dapat menikmati deretan pohon bunga ceri ( cherry blossom ), hamparan bunga Forsythia , bunga Azaleas , bunga Magnolias , bunga Lilacs dan berbagai jenis bunga lainnya yang bermekaran pada puncak musim Semi. MUSIM PANAS Musim Panas dimulai pada bulan Juni hingga Agustus, dan puncak musim panas adalah bulan Agustus. Keringnya musim dingin dan musim semi seakan menghilang selama musim panas tiba karena suhu musim panas sangat tinggi dan lembab. Umumnya, antara akhir bulan Juni hingga pertengahan bulan Juli di Korea sudah masuk musim hujan, karena adanya pergantian musim. Selama musim hujan di Korea tidak ada terik panas, dan untuk beberapa minggu biasanya berawan disertai hujan lebat hingga tiga minggu. Frekuensi hujan disebut Jangma , dan angin topan secara langsung bisa mengakibatkan kerusakan pada tanaman. Pada musim panas, banyak terdapat buah-buahan di antaranya adalah buah Semangka, Melon, buah Persik, dan banyak sayuran. Selain itu, wilayah pegunungan tertutup oleh tanaman hijau. Untuk menghindari teriknya panas matahari, orang Korea biasanya pergi mendaki gunung, pergi ke pesisir pantai, atau ke daerah lembah untuk menikmati waktu liburan musim Panas. MUSIM GUGUR Musim Gugur di Korea dimulai pada bulan September hingga bulan November. Udara di musim gugur dingin dan kering, disertai langit biru dengan sedikit awan. Orang Korea menyebut musim gugur dengan sebutan Cheon-go-mabi . Panasnya musim panas sepertinya masih bersisa di bulan September. Udaranya panas pada waktu siang, tetapi udara di pagi hari dan sore dingin. Pada bulan Oktober, terdapat sedikit curah hujan dan tingkat kelembaban di udara pun menurun, sehingga cuacanya sedikit kering. Di akhir musim panas hingga awal musim gugur, angin topan muncul dari arah Pasifik Selatan. Musim gugur merupakan musim indah dengan dedaunan berjatuhan. Dedaunan pohon Maidenhair dan pohon Maple berubah warna menjadi kuning keemasan dan merah di seluruh Korea. Selama musim gugur, masyarakat Korea senang pergi mendaki gunung untuk menikmati pemandangan indah dari dedaunan musim gugur. Warna gradasi pepohonan dan dedaunan yang berjatuhan di musim gugur mengundang banyak pengunjung baik domestik dan internasional. Musim gugur juga dikenal sebagai musim panen melimpah, di antaranya panen padi, ubi, buah apel, buah persik, dan buah Jujube. Istilah Cheongomabi berarti “langit tinggi dan kuda gemuk’, menggambarkan musim gugur. Pada musim ini, langit sangat biru, jernih dan bersih, sehingga sangat bagus untuk pergi tamasya, ditambah dengan musim panen berlimpah membuat pilihan kuliner beragam. MUSIM DINGIN Musim Dingin di Korea dimulai antara bulan Desember hingga Februari, dengan suhu terdingin pada sekitar bulan Januari mencapai minus 5 hingga 10 derajat Celcius. Di musim dingin, hari-hari menjadi lebih pendek, sinar matahari muncul lambat dan matahari tenggelam lebih awal. Biasanya terdapat siklus tiga hari dingin yang diikuti dengan empat hari hangat, disebut dengan istilah Samhansaon . Daerah pegunungan di provinsi Gangwon-do turun hujan salju sejak awal musim dingin, dengan suhu dingin dan kering karena angin berhembus dari Siberia. Antara bulan Desember hingga bulan Februari terdapat liburan hari-hari besar, yaitu: hari Natal, Tahun Baru Masehi, dan Tahun Baru Lunar. Sementara antara bulan Februari hingga awal bulan Maret adalah masa untuk wisuda dan awal masuk sekolah. Untuk daerah pedesaan, selama musim dingin lahan pertanian istirahat sejenak sampai tiba masa bercocok tanam di musim semi, selain itu beberapa jenis sayuran tumbuh dan dikembangkan di dalam rumah kaca. Antara bulan November hingga Desember biasanya dilakukan persiapan pembuatan Kimchi dengan skala besar yang bisa dikonsumsi sepanjang musim dingin. Proses persiapan Kimchi dengan skala besar ini disebut Gimjang .

Pusat Informasi

Media Sosial

Tautan Penting

1330 Helpline Chat

temp1

Open 1330 Helpline Chat(Download not required)

temp1 temp1
Open messenger app(Messenger app must be installed)